Bajakah

A. CIRI-CIRI TANAMAN BAJAKAH

Tanaman bajakah adalah merupakan jenis tanaman merambat yang tumbuh di hutan, tumbuh menjalar ke atas dan menjadikan pepohonan lain sebagai sandaran. Batang bajakah berbentuk bulat dan kuat, kira-kira sebesar tangan anak-anak hingga sebesar tangan orang dewasa, dan apabila batangnya di potong maka akan mengeluarkan air.
gambar tanaman bajakah
Tanaman bajakah sendiri merupakan tanaman yang banyak ditemukan di hutan Kalimantan, tumbuh di tanah gambut dan penampakannya sering kali mirip dengan banyak tanaman lain di hutan sehingga sulit untuk membedakannya.

dan juga perlu diketahui adalah bahwa Kayu Bajakah juga ada beberapa jenis, sehingga perlu diteliti lebih lanjut, sebab hanya orang yang memiliki pengetahuan khusus yang bisa mengenali tanaman ini, apalagi beberapa jenis di antaranya konon mengandung racun.

Ketinggian pohon bajakah bisa mencapai 5 meter atau mencapai puncak dari pohon yang dirambatinya, Umumnya tanaman bajakah ini banyak ditemukan di bagian hutan yang sinar matahari sedikit bisa menembus area tersebut.

Bajakah dalam bahasa Dayak artinya akar-akaran. Jadi bajakah sebenarnya bukanlah nama spesies tanaman.
gambar berburu tanaman bajakah ke hutan

B. ASAL MULA TANAMAN BAJAKAH SEBAGAI PENYEMBUH KANKER

Pohon bajakah telah dimanfaatkan sejak dahulu kala sebagai obat kanker tradisional oleh Suku Dayak.
Keberadan pohon bajakah di hutan belantara membuat pohon bajakah ini sering dianggap sebagai pohon mistis.

Sementara itu juga ada saksi hidup yang telah memanfaatkan tanaman bajakah ini sebagai obat kanker payudara stadium 4 dan sembuh total dalam waktu kurang lebih 2 bulan minum secara rutin air rebusan batang bajakah.
Dia adalah Daldin, masyarakat dari Kabupaten Gunung Mas, Palangkaraya.

Menurut pengakuan Daldin, ibunya sembuh dari sakit kanker payudara stadium 4 hanya dengan meminum rebusan tanaman bajakah, sebagaimana diperintahkan oleh ayahnya. “Hanya dalam dua minggu reaksi, 2 bulan sembuh total,” kata Daldin ketika diwawancara oleh Aiman dari kompas tv.

Sebelumnya, sang ibu sudah menderita kanker payudara selama 10 tahun pada 1970-1980, hingga bagian payudaranya mengeluarkan nanah. “Sangat parah dan saya melihat sendiri seberapa menderitanya ibu saya. payudaranya sudah bernanah dan menetes,” namun sang ibu memilih untuk pulang ke rumah dan menjalani pengobatan secara tradisional dengan minum air bajakah.

Luka itu mengering dan saat diperiksa, kanker dalam payudara ibu Daldin dinyatakan 99 persen sudah sembuh.

Sebelumnya tanaman ini sempat viral karena telah berhasil memenangkan karya ilmiah tingkat dunia, World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan, 28 Juli 2019 dan mendapatkan medali emas, pemenang karya ilmiah tersebut adalah siswa siswi SMAN 2 Palangkaraya, Yazid, Anggina Rafitri, dan Aysa Aurealya Maharani.
gambar siswa siswi penemu akar bajakah

Penelitian pada tanaman bajakah juga awalnya didasari atas kepercayaan masyarakat mengenai tanaman bajakah yang dapat menyembuhkan kanker.

C. UJI COBA KHASIAT BAJAKAH

Sebelum ikut kompetisi karya ilmiah tingkat dunia, tentunya telah diadakan ujicoba mengenai khasiat tanaman bajakah tersebut, ujicoba yang pernah dilakukan adalah :

Menyuntik Mencit atau tikus putih kecil dengan sel kanker, setelah itu kita biarkan dan kita tunggu hingga benjolan-benjolan pada tubuh tikus bermunculan, banyaknya benjolan pada tikus merupakan tanda bahwa tikus sudah terpapar sel kanker.

Nah Pada tahap inilah, senyawa-senyawa yang dihasilkan dari kayu Bajakah disuntikan pada tikus.
Setelah menunggu beberapa minggu, terlihat bahwa benjolan-benjolan pada tikus mulai berkurang dan mengecil.
Sebulan dua bulan, mencit yang benjolannya berkurang dibedah lagi kemudian dilihat lagi, dan ternyata pada bulan ketiga benjolan tersebut hilang dan lenyap, ini merupakan tanda bahwa tikus sembuh dari kanker.

Sebuah penelitian tahun 2018 menunjukkan bahwa orangutan juga turut merasakan manfaat tumbuhan bajakah.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Tropical Life Science itu menunjukkan kemampuan orangutan memanfaatkan metabolit sekunder tanaman dan atau komponen non-nutrisi.

Loading...

Ada tiga orangutan yang diamati dalam penelitian ini, terdiri dari dua jantan yang dominan, yaitu Eboy dan Sander, serta seekor betina dan bayi orangutan. Tercatat 23 jenis tumbuhan yang menjadi pakan alami atau non-alami dalam studi ini, di antaranya adalah bajakah kalalawit (Uncaria gambir Roxb), dan kamasulan (Pternandra galeata Ridl). Namun begitu, manfaat bajakah kalalawit terhadap orangutan belum terlalu jelas.

KANDUNGAN ZAT TANAMAN BAJAKAH

Tanaman bajakah sebagai peneymbuh kanker tentunya tidak terlepas dari berbagai kandungan fitokimia atau fitonutrien yang ada di dalamnya. Menurut penelitian yang telah dilakukan, tanaman bajakah memiliki kandungan sekitar 40 senyawa yang dapat membantu menyembuhkan kanker.
gambar batang bajakah
Beberapa kandungan fitokimia utama dalam batang dan akar tanaman bajakah antara lain seperti fenol, saponin, tanin, terpenoid, flavonoid, steroid, Semua senyawa tersebut dapat berfungsi sebagai antioksidan.
Antioksidan sendiri merupakan senyawa yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel. Berikut adalah berbagai manfaat antioksidan:

  • Mencegah dan melawan kanker
  • Mencegah penuaan dini
  • Meningkatkan imunitas dan kerja organ tubuh
  • Mencegah penyakit kardiovaskular
  • Memperbaiki struktur DNA yang rusak
  • Mendetoksifikasi senyawa karsinogen

D. PRODUKSI MASSAL TANAMAN BAJAKAH SEBAGAI OBAT HERBAL

Melihat viralnya akar bajakah yang diyakini sebagai obat yang bisa menyembuhkan kanker payudara, Kementerian Kesehatan mendorong pengujian lebih lanjut. Terlebih sebagai obat herbal.

Dalam dunia kesehatan, juga dikenal metode pengobatan dengan bahan-bahan herbal yaitu fitofarmaka.
Fitofarmaka merupakan obat berbahan dasar herbal yang telah teruji secara klinis bisa menyembuhkan penyakit pada manusia dan diproduksi secara terstandar.

Tingkatan obat tradisional di bawah fitofarmaka ialah obat herbal terstandar yang telah diuji keamanan dan khasiatnya untuk kesehatan dan dibuat dengan racikan bahan baku herbal yang sudah ditentukan standarnya. Obat tradisional selanjutnya adalah jamu yang dipercaya memiliki khasiatnya untuk tubuh dan bisa dibuat oleh masyarakat.
gambar menteri kesehatan dengan siswa penemu akar bajakah

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes (Litbangkes)Siswanto menjabarkan ada sejumlah tahapan proses pengujian yang perlu dilewati untuk memastikan khasiat tanaman bajakah dan bisa diproduksi menjadi obat herbal terstandar. Uji praklinis untuk obat kanker harus dites dengan dua sel kanker yang berbeda. Bila tanaman bajakah bermanfaat membunuh sel kanker payudara, maka harus diuji ulang dengan sel kanker lain.

Selanjutnya, tahap pengujian beralih ke hewan, yaitu mencit atau tikus putih kecil yang disuntikkan sel kanker. Apabila pengujian pada hewan berhasil, tahapan selanjutnya dilakukan pada manusia dengan tiga fase yang harus dilalui.

“Fase pertama untuk melihat toksisitas atau keamanan dan cara kerja. Fase kedua untuk melihat efikasinya, manfaatnya dalam jumlah sampel terbatas. Fase ketiga baru dilakukan pada jumlah pasien yang banyak, kalau itu sudah terbukti barulah diklaim bahwa memang ekstrak tadi mempunyai antikanker melalui uji klinis,” kata Siswanto.

Dalam proses penelitian tanaman herbal mulai dari menguji khasiat hingga produksi secara massal untuk membuat produk obat fitofarmaka membutuhkan waktu yang cukup lama dan dana penelitian yang tidak sedikit. Sama halnya seperti perusahaan farmasi melakukan penelitian dan pengembangan untuk membuat obat jenis baru yang membutuhkan waktu belasan atau bahkan puluhan tahun.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek memastikan penelitian lebih lanjut akan didukung oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes (Litbangkes). Dukungan termasuk soal riset klinis dan pembiayaan atau dana riset

E. CARA MEMANFAATKAN AKAR BAJAKAH SEBAGAI OBAT

Pertama, tanaman bajakah dikeringkan secara alami dengan panas sinar matahari. Setelah kering, cacah batang tanaman itu lalu tumbuk hingga menjadi bubuk halus. Bubuk itu kemudian harus direbus menggunakan air biasa selama kurang lebih 30 menit.

Air rebusan yang memiliki warna dan rasa seperti teh tawar tersebut kemudian diminum sebagai pengganti air minum harian. Mengonsumsi air ini secara rutin selama 2 bulan berturut-turut dapat menghilangkan tumor di tubuh seseorang.

F. JUAL TANAMAN KAYU BAJAKAH

gambar jual kayu bajakah

Kata Kunci Pencarian :

cara meminum akar bajakah | ciri ciri kayu bajakah | manfaat bajakah terbukti |

Tinggalkan komentar