Beluntas – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading...

A. CIRI-CIRI TANAMAN BELUNTAS

Ciri-Ciri Daun beluntas
Tanaman beluntas memiliki daun yang bertangkai pendek, daunnya berbentuk menyerupai bulat telur, pada bagian ujung daun berbentuk runcing serta posisi daun yang letaknya berselang-seling. Permukaan daun terdapat bulu-bulu halus, panjang daun beluntas biasanya antara 3,8 sampai dengan 6,4 cm, memiliki lebar antara 2 – 4 cm. Daun beluntas memiliki tulang-tulang yang menyirip, Tepi daun bergerigi, berwarna hijau terang atau kekuningan, dan setelah tua hijau kotor pucat karena diselimuti bulu.

gambar daun beluntas

Photo: Daun Beluntas

Ciri Batang beluntas
Tanaman beluntas memiliki batang kayu, batang bulat dan berdiri tegak serta mempunyai banyak cabang. Bila berumur masih muda batang tanaman ini berwarna ungu, kemudian warnanya akan berubah menjadi putih kotor bila umurnya sudah tua. Bila tidak dipangkas pohon beluntas tingginya bisa mencapai 3 meter.

gambar pohon beluntas

Photo: Pohon Beluntas

Ciri Bunga beluntas
Bunga keluar di ujung cabang dan ketiak daun, berbentuk bunga bonggol, bergagang atau duduk, dan berwarna ungu, mempunyai bentuk yang majemuk, mahkota lepas, mempunyai putik menyerupai jarum dengan panjang kurang lebih 6 mm dengan warna hitam agak kecoklatan. Bunga beluntas mempunyai kepala sari yang berwarna ungu sementara kepala putiknya mempunyai warna putih agak kekuningan.

gambar bunga beluntas

Photo: Bunga Beluntas

Buah dan Biji
Buah kecil, keras, warna coklat, biji coklat keputih-putihan. Perbanyakan dengan biji atau stek.

Ciri Akar beluntas
Tanaman beluntas mempunyai jenis akar yang bercabang dan termasuk golongan akar tunggang.

DESKRIPSI TANAMAN BELUNTAS
Beluntas merupakan tumbuhan semak yang bercabang banyak, berusuk halus, dan berbulu lembut, tingginya bisa mencapai 3 meter apabila tidak dipangkas, sehingga seringkali ditanam sebagai pagar pekarangan, Beluntas sering dipakai sebagai tanaman pagar karena susunan percabangannya rapat dan sering juga dijadikan pagar pembatas antar gundukan di perkebunan.

Beluntas dapat tumbuh di daerah kering pada tanah yang keras dan berbatu, pada daerah dataran rendah hingga dataran tinggi pada ketinggian 1000 meter dari permukaan laut, memerlukan cukup cahaya matahari atau sedikit naungan, dan perbanyakannya dapat dilakukan dengan setek batang pada batang yang cukup tua.

Di Jawa, beluntas sering dijadikan lalapan.Bagian yang digunakan adalah daun.

B. KANDUNGAN ZAT/KOMPOSISI BELUNTAS

Dalam tanaman beluntas terkandung beberapa senyawa kimia antara lain : alkaloid, Pluchine, asam kafeoilkuinat, saponin, polifenol,tannin, sterol, natrium, minyak asitri, asam amino, lemak, kalsium, magnesium, fosfor, vitamin A, vitamin C ( banyak terdapat pada bagian daun ), dan senyawa flafonoida ( terdapat pada bagian daun dan akar ).

Adanya senyawa flavonoid di dalam daun beluntas membuat daun ini memiliki sifat antibakteri terhadap Staphylococcus aureus yaitu suatu bakteri penyebab bisul, jerawat, penyakit meningitis dan penyakit arthritits.

Pada flavonoid juga terdapat kandungan senyawa fenol, yaitu suatu jenis alkohol yang memiliki sifat asam oleh sebab itu sering juga disebut asam karbolat. Kandungan senyawa fenol yang terdapat di dalam daun beluntas berguna untuk mengganggu pertumbuhan bakteri Escherichia coli yaitu salah satu jenis bakteri yang bisa menyebabkan keracunan makanan terjadi pada manusia yaitu timbulnya penyakit diare.

senyawa daun beluntas lainnya adalah terdapatnya minyak atsiri yang mengandung benzyl alkohol, terdapat juga senyawa benzyl asetat, senyawa eugenol, serta linolol. Khasiat minyak atsiri dapat dipergunakan untuk menghambat proses pertumbuhan bakteri penyebab karies pada gigi. Oleh karena itu kegunaan daun beluntas dapat digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan pada mulut terutama pada gigi.
Kadar minyak atsiri daun beluntas 5% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, sedangkan pada kadar 20% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherechia coli.

C. KHASIAT DAN MANFAAT BELUNTAS

Secara tradisional, daun beluntas digunakan sebagai obat turun panas, obat batuk, dan menghilangkan bau badan ( dalam bentuk obat minum seduhan seperti teh ) dari aktivitas biologi yang diteliti, daun beluntas berkhasiat sebagai antikejang ( antispasme ) , mengurangi daya menidurkan dari phenobarbital, menyembuhkan tukak lambung ( ulkus duodenum ), mematikan kuman ( antiseptik ), dan aromatikum.

download lagu dangdut

Daun beluntas berbau khas aromatis dan rasanya getir dan menyegarkan, berkhasiat untuk meningkatkan nafsu makan, membantu melancarkan pencernaan, meluruhkan keringat, menghilangkan bau badan dan bau mulut, meredakan demam, nyeri tulang, sakit pinggang, dan keputihan; sedangkan akar beluntas berkhasiat sebagai peluruh keringat dan penyejuk. Daun beluntas juga dapat dikonsumsi sebagai lalaban atau dikukus.

RESEP RAMUAN OBAT MENGGUNAKAN DAUN BELUNTAS

  1. Daun Beluntas mengobati gangguan pencernaan pada anak-anak.
    Siapkan beberapa helai daun beluntas, cuci sampai benar-benar bersih, kemudian di masak. Campurkan ke dalam nasi tim.
  2. Daun Beluntas Mengatasi TBC kelenjar leher.
    Siapkan batang dan daun beluntas yang sudah dicuci bersih, tambahkan rumput laut. Kemudian dimasak dengan cara tim sampai menjadi lunak, jadikan sebagai hidangan untuk dimakan.
  3. Daun Beluntas Mengatasi nyeri rematik.
    Rebus sebanyak 15 gram akar beluntas, lalu air rebusannya diminum.
  4. Daun Beluntas Untuk menghilangkan bau badan dan bau mulut.
    Siapkan beberapa helai daun beluntas (3 -5 helai), cuci dengan air sampai benar-benar bersih, kemudian rebus dengan 2 gelas air bersih, tunggu sampai mendidih hingga tersisa menjadi 1 gelas. Kemudian angkat dan diamkan sampai menjadi hangat, minumlah secara rutin pagi dan sore hari.
    Selain direbus, daun beluntas juga dapat disajikan sebagai lalapan pada saat makan. Namun pastikan dahulu bahwa daun beluntas yang akan disantap sudah dicuci dan benar-benar bersih.
  5. Daun Beluntas Sebagai obat peluruh keringat dan menurunkan panas.
    Siapkan beberapa helai daun beluntas yang sudah dicuci bersih, kemudian direbus. Bisa juga juga diseduh dengan air yang mendidih sebagai minuman teh. Minumlah secara rutin pagi dan sore hari.
  6. Daun Beluntas Obat Keputihan.
    Rebus daun beluntas kurang lebih 20 lembar, 4 potong temulawak kering, 4 ruas jari kunyit, satu ruas kencur dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas, kemudian tiriskan. Minum ½ gelas air rebusan tersebut 2 kali sehari sampai masalah keputihan sembuh.
  7. Daun BeluntasMengatasi masalah hipertensi.
    Rebus daun beluntas secukupnya dengan air secukupnya pula. Minum air rebusan tersebut 3 kali sehari masing-masing 1 gelas.
  8. Daun Beluntas Melancarkan haid.
    Daun beluntas kurang lebih 2 genggaman tangan ditumbuk , tambahkan 2 gelas air panas dan garam secukupnya. Peras dan saring . minum 3 kali sehari sebanyak 1 gelas.

D. KLASIFIKASI ILMIAH TANAMAN BELUNTAS

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel klasifikasi Beluntas

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom:
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Asteridae
Ordo (Bangsa): Asterales
Familia (Suku): Asteraceae
Genus (Marga): Pluchea
Species (Jenis): Pluchea indica (L.) Less.

NAMA-NAMA LAIN TANAMAN BELUNTAS
Nama Latin Beluntas : Baccharis Indica L. ; Pluchea Indica L
Indonesia: beluntas (Melayu), baluntas, baruntas (Sunda), luntas (Jawa), baluntas (Madura), lamutasa (Makasar), lenabou (Timor)
Inggris: Indian camphorweed, Marsh fleabane
Vietnam: cuc tan, phat pha
Cina: luan yi

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat Beluntas yang meliputi Ciri-ciri Beluntas, Klasifikasi Beluntas, kandungan zat atau nutrisi Beluntas serta khasiat dan manfaat Beluntas sebagai tanaman obat.

loading...

Kata Kunci Pencarian :

nama lain daun beluntas | ciri-ciri daun beluntas | daun beluntas | tanaman beluntas | Pohon beluntas | ciri ciri daun beluntas | gambar daun beluntas | akar beluntas | tumbuhan beluntas | bentuk daun beluntas |
Beluntas – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaatnya Ahli Pengobatan 07 Des 2014. Beluntas – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading… A. CIRI-CIRI TANAMAN BELUNTAS Ciri-Ciri Daun beluntas Tanaman beluntas memiliki daun yang bertangkai pendek, daunnya berbentuk menyerupai bulat telur, pada bagian ujung daun berbentuk runcing serta posisi daun yang letaknya berselang-seling. Permukaan daun terdapat bulu-bulu halus, panjang daun beluntas biasanya antara 3,8 sampai dengan 6,4 cm, memiliki lebar antara 2 – 4 cm. Daun […]

4.9 Ahli Pengobatan
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...