BIDURI – Ciri-Ciri Tanaman Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading...

Tanaman Biduri atau Widuri mempunyai ciri-ciri tanaman dan manfaat sebagai berikut:

A. CIRI-CIRI TANAMAN BIDURI

BATANG
Batangnya bulat, batang aerial, berkayu, silindris, warna putih kotor, permukaan halus, percabangan simpodial (batang utama tidak tampak jelas).

DAUN
Daun tunggal, Tangkai daunnya sangat pendek, berhelai panjang dengan bentuk bulat telur terbalik, ujungnya tumpul dengan pangkal seperti jantung., tersusun berhadapan (folia oposita), warna hijau keputih-putihan, panjang 8 – 20 cm, lebar 4 – 15 cm, helaian daun agak tebal – tegar, bentuk bulat telur, ujung tumpul (obtusus), pangkal berlekuk (emerginatus), tepi rata, pertulangan menyirip (pinnate), permukaan kasap (scaber).

BUNGA
Bunganya berlapis lilin dengan warna putih atau ungu. bunga majemuk, bentuknya seperti payung, tertancap antara tangkai dari pasangan daun yang sama. muncul dari ketiak daun (axillaris), bertangkai panjang, kelopak berwarna hijau, mahkota berwarna putih sedikit keunguan, panjang mahkota +/- 4 mm.
Mahkota tambahan berlekatan dengan tabung benangsari. Tangkai sari berlekatan dengan tabung, kepala putiknya lebar bersudut lima.

BUAH dan BIJI
Buahnya bumbung, bulat telur, warna hijau, bentuk dengan biji lonjong, kecil. panjang 9-10cm.
AKAR
Akar tunggang.
gambar tanaman biduri

DESKRIPSI TANAMAN BIDURI
Biduri atau widuri merupakan tumbuhan perdu besar dan tegak, berumur menahun (perenial), tinggi +/- 2 m. berwarna cokelat. Biduri dapat diperbanyak dengan biji

Biduri banyak ditemukan di daerah bermusim kemarau panjang, seperti padang rumput yang kering, lereng-lereng gunung yang rendah, dan pantai berpasir.

Jika salah satu bagian tumbuhan dilukai, akan mengeluarkan getah berwarna putih, encer, rasanya pahit dan kelat, lama-kelamaan terasa manis, baunnya menyengat dan sangat beracun. Kulit batang biduri mengandung bahan serat yang dapat digunakan untuk membuat jala.

Getah tumbuhan biduri beracun. Karena getahnya terdapat pada semua bagian tumbuhan maka dosis yang berlebihan dapat menimbulkan tanda-tandakeracunan.

B. KANDUNGAN ZAT TANAMAN BIDURI

Daun mengandung saponin, flavonoida, polifenol, tannin, dan kalsium oksalat.
Batang mengandung tannin, saponin, dan kalsium oksalat.
Getah mengandung racun jantung yang menyerupai digitalis.
Akar mengandung saponin, sapogenin, kalotropin, kalotoksin,uskarin, kalaktin, gigantin,dan harsa.

C. KHASIAT DAN MANFAAT BIDURI

  • Obat batuk, sesak nafas
    Ambil daunnya, keringkan gulung seperti rokok, bakar dan hisap asapnya sebagaimana rokok
  • Obat encok dan kelumpuhan
    Daun yang sudah kering direbus dengan minyak goreng lalu gosokkan pada bagian yang terserang sakit
  • Obat Kusta, Rajasinga
    Rebus bunga yang sudah kering +/- 0.12gram kemudian minum
  • Digigit ular beracun
    Cuci akar sebesar 1 jari sampai bersih, lalu kunyah dan airnya ditelan, sedanglan ampasnya digunakan untuk menutup luka
  • Bisul
    Teteskan getah buah diatas bisul yang membandel.
  • Luka pada sifilis dan kaki
    Cuci luka-luka pada sifilis dan kaki, lalu oleskan getah biduri pada bagian luka tersebut.
  • Tertusuk duri halus
    Teteskan getah biduri pada bagian tubuh yang tertusuk duri. Secara langsung, getah akan mengeluarkan duri di dalam kulit dengan sendirinya.
  • Pembesaran kelenjar getah bening
    Oleskan kelenjar yang membengkak dengan getah biduri.
  • Sakit gigi
    Oleskan getah biduri pada gigi yang sakit. Cara pengolesan ini harus dilakukan dengan hati-hati, jangan mengenai gigi yang sehat.
  • Sariawan
    Cuci daun secukupnya sampai bersih, tumbuk sampai halus, kemudian diperas. Oleskan air perasannya pada bagian yang sariawan.
  • Campak
    Cuci 1/4 genggam daun biduri, 1/4 genggam daun asam muda, dan rimpang kunyit sebesar 1/2 jari, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan satu cangkir air masak dan satu sendok makan madu, lalu aduk sampai rata. Selanjutnya, ramuan disaring dan air saringannya diminum. Pengobatan ini dilakukan dua kali sehari.
  • Sakit telinga
    Cuci daun muda sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Selanjutnya, peras dan saring, lalu airnya diteteskan pada bagian telinga yang sakit. Lakukan pengobatan ini 3-4 kali sehari.
  • Kudis
    Cuci satu genggam daun segar sampai bersih, lalu bilas dengan air matang. Layukan daun-daun tersebut di atas api, lalu tumbuk dan tambahkan 1/4 sendok the kapur sirih. Penumbukan dilakukan sampai ramuan menjadi adonan, seperti bubur kental. Terakhir, oleskan ramuan pada tangan dan kaki yang kudisan.
  • Gatal
    Cuci daun biduri sampai bersih, lalu oleskan minyak kelapa di bagian permukaannya dan layukan diatas api. Bahan tersebut digunakan untuk membalur kulit yang gatal.

D. KLASIFIKASI ILMIAH TANAMAN BIDURI

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel KLASIFIKASI BIDURI

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Asteridae
Ordo (Bangsa): Gentianales
Familia (Suku): Asclepiadaceae
Genus (Marga): Calotropis
Species (Jenis): Calotropis gigantea Willd

NAMA-NAMA LAIN BIDURI
Sumatera : rubik, biduri,lembega,rembega,rumbigo.
Jawa : babakoan, badori, biduri, widuri, saduri, sidoguri, bidhuri, burigha.
Bali : manori,maduri,.
Nusa tenggara : muduri, rembiga, kore, krokoh,kolonsusu,modo kapauk,modo kampauk.
Sulawesi : rambega.
Nama Inggris: Crown Flower

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat BIDURI yang meliputi Ciri-ciri BIDURI, Klasifikasi BIDURI, kandungan zat atau nutrisi BIDURI serta khasiat dan manfaat BIDURI sebagai tanaman obat.

loading...

Kata Kunci Pencarian :

daun biduri | daun widuri | tanaman biduri | gambar daun biduri | Pohon biduri | pohon widuri | ciri ciri tanaman srigunggu | tanaman widuri | Manfaat daun Biduri | bunga biduri |
BIDURI – Ciri-Ciri Tanaman Serta Khasiat dan Manfaatnya Ahli Pengobatan 17 Jan 2016. BIDURI – Ciri-Ciri Tanaman Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading… Tanaman Biduri atau Widuri mempunyai ciri-ciri tanaman dan manfaat sebagai berikut: A. CIRI-CIRI TANAMAN BIDURI BATANG Batangnya bulat, batang aerial, berkayu, silindris, warna putih kotor, permukaan halus, percabangan simpodial (batang utama tidak tampak jelas). DAUN Daun tunggal, Tangkai daunnya sangat pendek, berhelai panjang dengan bentuk bulat telur terbalik, ujungnya tumpul dengan pangkal seperti jantung., […]

4.9 Ahli Pengobatan
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...