Brotowali – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaat Brotowali

loading...

A. CIRI-CIRI BROTOWALI

Tanaman ini tumbuh liar di hutan, ladang dan kebanyakan sengaja ditanam sebagai tanaman obat.
Tanaman ini termasuk tanaman perdu yang menyukai tempat panas, tumbuh memanjat dengan tinggi mencapai 2,5 meter.

tanaman obat brotowali

Gambar Tanaman Brotowali

Batang Brotowali : Batangnya sebesar kelingking, berduri semu yang lunak, berbintil-bintil rapat
Daun Brotowali : Daunnya Tunggal, bertangkai, bentuknya mirip jantung atau agak membulat bundar telur dan ujungnya lancip dengan panjang 7-12 cm dan lebar 5-10 cm
Bunga Brotowali : Bunganya berukuran kecil, berwarna hijau muda, dan memiliki tandan semu
Buah Brotowali : Terbentuk dalam tandan, warnanya merah muda.

khasiat dan manfaat brotowali

Gambar Daun Brotowali

Tanaman ini dikenal sebagai tanaman obat, sehingga hampir semua industri jamu memiliki kebun brotowali, adalah tanaman obat tradisional Indonesia .

B. KANDUNGAN ZAT BROTOWALI

Berikut dibawah ini adalah beberapa kandungan zat yang terdapat pada tumbuhan brotowali
Dua triterpenes (cycloeucalenol dan cycloeucalenone)
N-Cis-Feruloyltyramine
N-Trans-Feruloyltyramine
secoisolariciresinol
damar lunak (triterpenoid)
pati,
glikosida pikroretosid,
zat pahit pikroretin,
harsa,
berberin dan kolumbin (bagian akar)

C. KHASIAT DAN MANFAAT TANAMAN BROTOWALI

Terdapat dua bagian tanaman brotowali yang paling sering digunakan untuk mengobati penyakit dalam ataupun luar. Kedua bagian tersebut adalah batang dan daunnya, tapi tidak jarang juga akar dari brotowali dimanfaatkan untuk kepentingan lain.

Di Indo-Cina semua bagian tumbuh-tumbuhan dari bratawali dipakai sebagai obat demam yang dapat menggantikan kinine.
Di Filipina, bratawali dianggap sebagai obat serba bisa yang dapat dipakai untuk mengobati penyakit gila, dan berkhasiat seperti kina.
Di Bali batangnya dipakai sebagai obat sakit perut, demam dan sakit kuning, bahkan sebagai obat gosok untuk mengobati sakit punggung dan pinggang.
Sedangkan, di Jawa, air rebusannya dapat digunakan untuk mengobati demam,obat luar untuk luka, dan gatal-gatal.

Orang-orang yang hidup pada jaman dulu menggunakan air hasil rebusan dari batang brotowali untuk mencuci muka, atau mencuci luka dan reaksi yang ditimbulkan pada kulit memang positif.

Pada bagian kulit batang tanaman ini juga terdapat beberapa senyawa kimia seperti alkaloid dan damar lunak berwarna kuning sedang, sementara akarnya mengandung zat berberin dan kolumbin. Adapun fungsi dari alkaloid adalah sebagai pembunuh bakteri pada luka akibat jatuh. Zat pahit pikroretin yang terdapat pada bagian akar dan batang tanaman brotowali berperan sebagai perangsang kerja urat saraf pada saluran pernapasan, dampaknya suhu tubuh yang sedang panas akan diturunkan seiring banyak terjadinya pertukaran zat.

D. KLASIFIKASI ILMIAH BROTOWALI

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut adalah tabel klasifikasi brotowali

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Magnoliidae
Ordo (Bangsa): Ranunculales
Familia (Suku): Menispermaceae
Genus (Marga): Tinospora
Species (Jenis): Tinospora crispa (L.) Hook F. & T

NAMA-NAMA LAIN BROTOWALI
Nama Latin (Binomial): Tinospora crispa (L.) Miers ex Hoff.f
Sinonim : Tinospora rumphii, Tinospora tuberculata
Nama Lokal Lainnya: Baratawali, andawali, antawali, putrawali atau daun gadel

Demikianlah pengenalan tentang tanaman obat brotowali yang meliputi ciri-ciri brotowali, klasifikasi brotowali, kandungan zat atau nutrisi brotowali serta khasiat dan manfaat brotowali

loading...

Kata Kunci Pencarian :

tanaman obat dan khasiatnya beserta gambarnya | daun brotowali | nama lain brotowali | ciri ciri brotowali | Gambar brotowali | Ciri ciri tanaman brotowali | brotowali | bentuk daun brotowali | gambar tanaman brotowali | ciri fisik brotowali |
Brotowali – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaat Brotowali Ahli Pengobatan 25 Nov 2014. Brotowali – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaat Brotowali

loading… A. CIRI-CIRI BROTOWALI Tanaman ini tumbuh liar di hutan, ladang dan kebanyakan sengaja ditanam sebagai tanaman obat. Tanaman ini termasuk tanaman perdu yang menyukai tempat panas, tumbuh memanjat dengan tinggi mencapai 2,5 meter. Batang Brotowali : Batangnya sebesar kelingking, berduri semu yang lunak, berbintil-bintil rapat Daun Brotowali : Daunnya Tunggal, bertangkai, bentuknya mirip jantung […]

4.9 Ahli Pengobatan

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...