Bunga Lawang

Bunga lawang adalah tumbuhan rempah yang mempunyai bau khas yang kuat yang biasa dimanfaatkan sebagai bumbu masakan. Bunga lawang dijadikan rempah sebagai penyedap rasa untuk makanan, sama seperti kulit kayu manis dan bunga cengkih. Bunga lawang juga banyak dipakai dalam masakan India yang kaya rempah misalnya untuk kari.
Bangsa Thailand, Vietnam, dan Indonesia juga banyak menggunakan bunga lawang sebagai penyedap masakan. Di Indonesia, bumbu ini digunakan di beberapa daerah yang memiliki ciri khas masakan berbumbu tajam. Misalnya saja gulai Aceh, Rendang Minang, masakan Jawa, dan Bali.
gambar manfaat bunga lawang
Bunga Lawang yang sebenarnya adalah bukan bunga melainkan buah yang dihasilkan oleh sejenis pohon kecil, Tinggi pohonnya bisa mencapai 8 meter yang mempunyai bunga berwarna kuning.
Bunga lawang berkembang-biak melalui biji benih, buahnya dipetik sebelum ranum dan dikeringkan dengan bantuan cahaya matahari.

Bunga lawang berasal dari tiongkok dan merupakan salah satu bumbu tradisional masakan Cina yaitu ngo hiong yang terdiri dari lima jenis rempah. Rempah ini banyak digunakan di dalam masakan negara-negara Asia. rempah ini mulai diperkenalkan di Eropa pada awal abad ke-17 dan sejak saat itu mulai meraih popularitas. Minyak yang dihasilkan dijadikan bahan perisa dalam minuman.
gambar tumbuhan bunga lawang pekak
Nama Bunga Lawang dalam Bahasa Tionghoa adalah ba jiao atau bat gok yang memiliki arti “delapan tanduk”, sesuai dengan bentuknya yang memiliki delapan kelopak.
Bunga lawang atau Kembang Lawang atau pekak adalah rempah yang memiliki rasa yang mirip dengan Adas manis.

KANDUNGAN ZAT TANAMAN BUNGA LAWANG

Bunga lawang mengandung berbagai vitamin (vitamin A, B6 dan Vitamin C) dan mineral (Fe, Calcium, Magnesium, Sodium, Potassium, Protein) serta senyawa kimia (linaool, shikimic acid).

Loading...

KHASIAT DAN MANFAAT BUNGA LAWANG

  • Bunga lawang sebagai Antijamur dan antibakteri
    Menurut Korean Journal of Medical Mycology, esktrak tanaman lawang memiliki sifat antijamur dan antibakteri alami. Bunga lawang mampu mengendalikan jenis jamur tertentu seperti Candida albicans, merupakan penyebab infeksi yang paling umum dan penyebab penyakit kandidiasis. Selain itu, para ilmuwan di Taiwan juga menemukan ada 4 senyawa antimikroba di dalam bunga lawang yang efektif mengatasi 70 strain bakteri yang resistan alias kebal terhadap obat.
  • Bunga Lawang sebagai antioksidan
    Bunga lawang mengandung minyak esensial linaool dan vitamin C yang merupakan sumber antioksidan. Antioksidan adalah senyawa alami yang melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan racun lingkungan seperti asap rokok dan polusi udara.
    Radikal bebas yang ada di dalam tubuh dapat mempercepat proses penuaan tubuh. Akibatnya, seseorang berisiko terkena berbagai penyakit seperti jantung dan kanker hingga penuaan dini pada kulit. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Chemico-Biological Interactions, menemukan fakta bahwa bunga lawang dapat bahkan dapat mengurangi perkembangan sel kanker.
  • Bunga Lawang untuk ibu hamil dan Menyusui
    Bunga lawang mengandung senyawa anethole yang menunjukkan karakter mirip dengan hormon esterogen. Hormon esterogen banyak ditemukan pada tubuh wanita yang masih berada dalam usia subur. Pada wanita hamil, esterogen memiliki fungsi dalam perkembangan payudara serta mempersiapkan produksi ASI.
  • Menyehatkan sistem pencernaan
    Bunga lawang kaya akan serat yang mampu menjaga kesehatan sistem pencernaan seperti mengatasi perut kembung, kram dan sembelit.
  • Mengatasi batuk dan flu (flu burung)
    Kandungan asam shikimat (shikimic acid) dalam bunga lawang dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuat obat antiflu burung, tamiflu. Hal ini menyebabkan stoknya sempat menghilang dari pasaran dan harganya melambung
  • Mengatasi gangguan tidur
    Dikutip dari Mercola, bunga lawang juga banyak digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan tidur. Pasalnya, pengobatan tradisional menemukan fakta bahwa bunga lawang memiliki sifat penenang ringan yang membantu menenangkan saraf.
  • Bunga Lawang Sebagai Aroma Theraphy
    Aroma bunga lawang yang khas dan tajam ternyata juga bisa digunakan untuk melegakan pernapasan lho. Cara menggunakannya juga cukup mudah, cukup diseduh dan dijadikan teh, atau bisa juga dihirup sebagai aroma terapi.

KLASIFIKASI ILMIAH TANAMAN BUNGA LAWANG

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).
gambar Illicium verum
Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel KLASIFIKASI BUNGA LAWANG

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae – Plants
Subkingdom: Tracheobionta – Vascular plants
Super divisi: Spermatophyta – Seed plants
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta – Flowering plants
Classis (Kelas): Magnoliopsida – Dicotyledons
Sub Kelas : Magnoliidae
Ordo (Bangsa): Illiciales
Familia (Suku): Illiciaceae – Star-anise family
Genus (Marga): Illicium L. – anisetree
Species (Jenis): Illicium verum Hook. f. – staranise tree

NAMA-NAMA LAIN BUNGA LAWANG
Kembang lawang, Pekak

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat BUNGA LAWANG yang telah kami rangkum terkait kandungan zat atau nutrisi, klasifikasi tanaman, serta khasiat dan manfaatnya sebagai tanaman obat.

Kategori B

Tinggalkan komentar