Ekor Kucing

Tanaman ekor kucing adalah tumbuhan yang daunnya menyerupai ekor binatang kucing.
Sebenarnya tanaman ekor kucing ini merupakan rumput berukuran besar yang biasanya sering ditanam sebagai pakan ternak, namun karena mempunyai bentuk bunga yang indah banyak orang yang menanamnya sebagai tanaman hias, Warna bunganya yang merah membuat tumbuhan ini terlihat cantik untuk dijadikan sebaga dekorasi taman ataupun ruangan.
manfaat tanaman ekor kucing

Tanaman ekor kucing mempunyai nama ilmiah atau nama latin “Acalypha hispida Burm” perkembangbiakan atau perbanyakan tanaman ini dapat dengan bijinya, cangkok maupun stek batang.

Kabarnya, tanaman ini berasal dari Hindia Barat. Tanaman ekor kucing dapat tumbuh maksimal di dataran rendah beriklim panas dengan temperatur suhu 20-35°C, serta mendapatkan penyinaran matahari sepanjang hari.

Untuk menjadikan tanaman ekor kucing sebagai tanaman obat keluarga, pemeliharaannya tergolong mudah, penyiraman dilakukan secukupnya melihat kondisi media, satu kali sehari. jaga kelembaban selalu terjaga, jangan sampai media dan tanaman mengalami kekeringan yang bisa mengakibatkan perkembangannya terhambat bahkan mengakibatkan kematian pada tanaman.

A. CIRI-CIRI TANAMAN EKOR KUCING

BATANG
Banyak  cabang yang muncul di antara akarnya ataupun batang berbukunya yang rebah.
DAUN
Berwarna hijau muda, Helaian daun berbentuk oval dengan ujung runcing, pangkal tumpul, tepi bergerigi dan pertulangan menyirip, panjang 12-20 cm, lebar 6-16 cm,
BUNGA
Tanaman Ekor Kucing mempunyai bunga berkelamin tunggal dalam satu pohon. Bunga betina berkumpul dalam karangan berbentuk bulir yang keluar dari ketiak daun, bentuknya bulat panjang menjuntai ke bawah, berdiameter 1-1,5 cm, panjang 20-50 cm, berwarna merah.
BUAH dan BIJI
Buahnya bulat, kecil, berambut, berwarna hijau. Bijinya berbentuk bulat, kecil, berwarna putih kotor.

B. KANDUNGAN ZAT TANAMAN EKOR KUCING

Dalam farmakologi Cina tercatat bahwa daun ekor kucing mempunyai sifat rasa manis, sejuk, kelat dan dapat menghentikan pendarahan. Bagian yang digunakan untuk pengobatan adalah daun dan bunga ekor kucing.

Kandungan senyawa kimia yang terdapat pada daun ekor kucing antara lain acalyphin, flavonoid, saponin dan tanin yang berkhasiat untuk mengobati kelainan warna kulit, bercak-bercak putih pada kulit karena kehilangan pigmen atau vitiligo, mengobati penyakit kusta, disentri, batuk darah, luka berdarah, sariawan dan lain-lain.

Bunganya mengandung saponin dan tanin yang berkhasiat untuk menghentikan pendarahan, hemostatis dan peluruh kencing georetik, luka bakar, mimisan, cacingan, radang usus dan muntah darah.
gambar tanaman obat ekor kucing

C. KHASIAT DAN MANFAAT TANAMAN EKOR KUCING

Berikut ini adalah ramuan obat menggunakan tanaman daun ekor kucing :

loading...
  • Obat Vitiligo
    • Ambillah segenggam daun segar ekor kucing dan kencur ukuran setangah ibu jari
    • Cuci hingga bersih lalu haluskan
    • Balurkan pada bagian yang memiliki bercak putih lalu balut dengan kain bersih/perban. lakukan cara pengobatan ini secara berkala.
  • Menyembuhkan Luka berdarah
    • Ambil segenggam bunga ekor kucing kemudian
    • Cuci hingga bersih lalu tumbuk hingga halus
    • Balurkan pada luka, lalu bungkus dengan kain bersih.
  • Obat Disentri
    • Siapkan bunga ekor kucing 15-25 lembar
    • Rebus hingga mendidih
    • Setelah dingin, Saring dan minum air rebusan bunga ekor kucing tersebut.
  • Obat Radang usus
    • Siapkan 25 gram bunga ekor kucing
    • Cuci hingga bersih.
    • Rebus bunga tersebut sampai air mendidih
    • Setleh dingin, saring air rebusan tersebut dan Minum
  • Obat Cacingan
    • Siapkan sekitar 20 gram bunga ekor kucing
    • Cuci bersih, lalu rebus hingga mendidih
    • Saring setelah dingin lalu minum air rebusan tersebut
  • Obat Kusta
    • Cara penggunaannya ambil daun ekor kucing secukupnya kemudian cuci hingga bersih,
    • tambahkan sedikit kencur,
    • tumbuk sampai halus,
    • lalu balurkan pada tubuh yang mengalami luka.

D. KLASIFIKASI ILMIAH TANAMAN EKOR KUCING

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel KLASIFIKASI EKOR KUCING

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae – Plants
Subkingdom: Tracheobionta – Vascular plants
Super divisi: Spermatophyta – Seed plants
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta – Flowering plants
Classis (Kelas): Magnoliopsida – Dicotyledons
Sub Kelas : Rosidae
Ordo (Bangsa): Euphorbiales
Familia (Suku): Euphorbiaceae – Spurge family
Genus (Marga): Acalypha L. – copperleaf
Species (Jenis): Acalypha hispida Burm. f. – red-hot cat’s tail

NAMA-NAMA LAIN TANAMAN EKOR KUCING
Bahasa Daerah: buntut kucing, ekor kucing, ekor kera.
Basa Sunda: tali anjing.
Bahasa Jawa: wunga tambang, lancuran.
Bahasa Bali: ikut lutung.
Bahasa Ternate: lofoti.
Bahasa Mandarin China: Gou wei hong.
Bahasa Inggris: chenille plant, monkey’s tail, cat’s tail.

Synonim
Acalyphae hispidae Flos
Acalyphae hispidae Folium

Tinggalkan komentar