Kaca Piring – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading...

A. CIRI-CIRI TANAMAN KACA PIRING

BATANG
Ciri batang tanaman kacapiring Batangnya berkayu, bercabang, ranting mudanya terlapis lilin, dengan warna hijau kecoklatan, Kacapiring merupakan perdu tegak dengan tinggi 1-2 m, yang berumur tahunan serta banyak memiliki cabang, ranting maupun daun yang lebat
DAUN
Ciri daun kacapiring daunnya berlapis lilin. Daun letaknya berhadapan atau berkarang tiga, tebal dan licin seperti kulit, bertangkai pendek bentuknya elips atau bulat telur sungsang, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, permukaan atas mengkilap, panjang 4,5-13 cm, lebar 2-5 cm, warnanya hijau tua.
BUNGA
Ciri bunga kacapiring Bunganya indah sangat mirip dengan bunga mawar putih dengan tajuk-tajuk melingkar dan bersusun membentuk satu kesatuan yang anggun, Bunganya tunggal, bertangkai pendek, warnanya putih, keluar dari ujung ranting, baunya harum.
karena keharuman bunganya, kaca piring mempunyai nilai komersial untuk dibuat minyak wangi atau parfum.
BUAH dan BIJI
Ciri buah kacapiring bentuk buahnya bulat telur, kulitnya tipis, mengandung pigmen berwarna kuning, dan berbji banyak.

gambar bunga kaca piring

Gambar : Bunga Kaca Piring

gambara tanaman kaca piring

Gambar : Tanaman Hias Kaca Piring

DESKRIPSI TANAMAN KACAPIRING
Kacapiring berasal dari Cina dan Jepang, Kacapiring atau Kaca Piring ´╝łGardenia augusta) adalah perdu tahunan dari suku kopi-kopian atau Rubiaceae. Tanaman juga dikenal dengan nama binomial Gardenia jasminoides yang berarti “seperti melati,” walaupun tidak ada hubungannya dengan marga Jasminum (Melati).

Di Bali, tanaman ini dikenal dengan nama jempiring dan bunganya merupakan maskot kota Denpasar.
Kaca piring mudah tumbuh di sembarang tempat, baik daerah dingin maupun panas. Namun, tumbuhan ini lebih cocok di daerah pegunungan atau lokasi yang tingginya lebih dari 400 meter diatas permukaan air laut.
Di Cina, bunganya digunakan sebagai penambah rasa pada daun teh. Buahnya bisa dimakan dan dapat digunakan sebagai pewarna kuning pada makanan (seperti kunyit). Perbanyakan dengan biji, cangkok, atau stek batang.
Di Jepang, bahan pewarna dari buah kering Kacapiring digunakan untuk pencelupan tekstil dan pewarna kue tradisional (wagashi) dan asinan lobak (takuan)

Kacapiring banyak dipelihara orang sebagai tanaman hias atau pagar hijau yang memiliki aroma bunga harum.

B. KANDUNGAN ZAT/KOMPSISI TANAMAN KACA PIRING

Buah kacapiring mengandung minyak asiri, gardenin, gardenosid, geniposid, genipin-1-,D-gentiobioside, gardoside (8,10 dehydrologanin), scandoside menthyl ester, glikosid, sitosterol, mannitol, nonacosane, krosetin, krosin, klorogenin, tannin, dan dekstrose. Gardenin adalah kloroform berwarna kuning emas, larut dalam alcohol dan kloroform.
Kulit buah mengandung ursolic acid.
Daun kaca piring mengandung saponin, flavonoid, polifenol, dan minyak asiri.
Dari penelitian para ahli diketahui mempunyai senyawa kandungan zat minyak menguap. Minyak menguap tersebut antara lain mengandung unsur linaloldan styrolyl.

C. KHASIAT DAN MANFAAT TANAMAN KACAR PIRING

SIFAT DAN KHASIAT KACA PIRING
Buah kacapiring rasanya pahit, sifatnya dingin, dengan afinitas ke meridian jantung, hati, paru, lambung, dan sanjiao.
Buah kacapiring berfungsi sebagai pembersih panas dan api, menyejukkan darah, membuang racun, serta menghilangkan lembab.
Khasiat buah kacapiring adalah meningkatkan fungsi hati dan menenangkan emosi (sedative), malancarkan aliran empedu ke usus (kolagoga), antiradang (antiflogistik), antibiotic, pereda demam (anti piretik), peluruh dahak, peluruh kencing (diuretik), penyejuk darah, penawar racun (detoksikan), penghenti perdarahan (hemostatis), dan menghancurkan bekuan darah.
Ekstrak buah kacapiring berkhasiat hepatoprotektor, yaitu melindungi hati dari kerusakan akibat racun.
Bunga kaca piring merupakan komoditas bunga potong, digunakan dalam karangan bunga dan korsase.
Daun bisa digunakan sebagai obat seriawan dan akarnya sebagai obat sakit gigi.

EFEK FARMOKOGIS DAN HASIL PENELITIAN
Penelitian pada tikus dan kelinci membuktikan bahwa buah kacapiring berkhasiat kolagoga dan koleretik.
Ekstra etanol buah kacapiring menurunkan aktivitar spontan pada binatang yang mengindikasikan adanya efek sedative. Disamping itu, juga ditemukan khasiat antipiretik.
Air rebusan atau ekstrak etanol buah kacapiring memperlihatkan efek hipotensif pada binatang percobaan.
Rebusan buah kacapiring juga berkhasiat antibakteri dan pada percobaan in vitro menghambat aktifitas berbagai macam jamur kulit.

RESEP RAMUAN OBAT MENGGUNAKAN DAUN KACA PIRING

  1. Daun Kaca Piring untuk mengobati Diabetes Mellitus
    Bahan: 12 lembar daun kacapiring
    Cara Meramu : direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
    Aturan Pakai : diminum sekaligus dan diulangi secara rutin setiap hari.
  2. Kaca Piring untuk mengobati Sariawan
    Bahan: 7 lembar daun kacapiring, 2 sendok makan madu dan 1 potong gula aren
    Cara Meramu : daun kacapiring diremas-remas dan ditambah dengan 1 cangkir air dan disaring. Kemudian dicampur dengan madu dan gula aren tersebut dan diaduk sampai merata.
    Aturan Pakai : diminum dan diulangi setiap dua hari sekali.
  3. Kaca Piring untuk mengobati Demam
    Bahan: 7 lembar daun kacapiring dan 1 potong gula batu
    Cara Meramu : daun kacapiring diremas-remas dengan 1 gelas air dan disaring. Kemudian dicampur dengan gula batu dan diaduk
    sampai merata.
    Aturan Pakai : diminum
  4. Daun Kaca Piring untuk mengobatiSukar buang air besar (sukar bAb)
    Bahan: 3 biji buah kacapiring
    Cara Meramu : direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas
    Aturan Pakai : diminum

Catatan : Jangan mium rebusan buah kacapiring jika sedang menderita diare.

D. KLASIFIKASI ILMIAH TANAMAN KACA PIRING

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel klasifikasi Kacapiring

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Asteridae
Ordo (Bangsa): Rubiales
Familia (Suku): Rubiaceae (suku kopi-kopian)
Genus (Marga): Gardenia
Species (Jenis): Gardenia augusta Merr

NAMA-NAMA LAIN KACA PIRING
Sinonim Kaca piring : G. jasminoides Ellis.; G. florida L.; G. grandiflora Sleb.; G. maruba Sieb. et Zucc.; G. pictorum Hassk.; G. radicans Thunb.; Varneria agusta L.
Nama Latin Kaca Piring : Gardenia Mutabilis Reinw, Gardenia augusta
Kacapiring (Indonesia, Sunda)
Ceplok piring (Jawa)
Jempiring, Meulu bruek, Raja putih (Aceh)

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat Kacapiring yang meliputi Ciri-ciri Kacapiring, Klasifikasi Kacapiring, kandungan zat atau nutrisi Kacapiring serta khasiat dan manfaat Kacapiring sebagai tanaman obat.

loading...

Kata Kunci Pencarian :

bunga pecah piring | ciri ciri bunga kaca piring | daun pecah piring | daun kaca piring | bunga ceplok piring | bunga kaca piring | tanaman kaca piring | kaca piring | gambar bunga kaca piring | klasifikasi bunga kaca piring |
Kaca Piring – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaatnya Ahli Pengobatan 26 Nov 2014. Kaca Piring – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading… A. CIRI-CIRI TANAMAN KACA PIRING BATANG Ciri batang tanaman kacapiring Batangnya berkayu, bercabang, ranting mudanya terlapis lilin, dengan warna hijau kecoklatan, Kacapiring merupakan perdu tegak dengan tinggi 1-2 m, yang berumur tahunan serta banyak memiliki cabang, ranting maupun daun yang lebat DAUN Ciri daun kacapiring daunnya berlapis lilin. Daun letaknya berhadapan atau berkarang tiga, […]

4.9 Ahli Pengobatan
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...