Kacang Hijau – Ciri Tanaman, Kandungan Gizi, Khasiat Manfaat dan Klasifikasinya

loading...

Kacang hijau adalah makanan yang terkenal dibuat menjadi bubur kacang ijo, selain itu kacang hijau mempunyai banyak manfaat kesehatan, berikut ini adalah pembahasan selengkapnya

gambar buah dan biji kacang hijau

Photo buah dan biji kacang hijau

A. CIRI-CIRI TANAMAN KACANG HIJAU

BATANG
Batang kacang hijau berbentuk bulat dan berbuku-buku berukuran kecil, berbulu berwarna hijau kemerahan atau kecoklatan. setiap buku yang terdapat pada batangnya memiliki satu tangkai daun. tumbuh tegak dan umunya batang tanaman ini tumbuh hingga mencapai 1m dan cabangnya menyebar kesemua arah.
DAUN
Berdaun majemuk. umumnya terdapat 3 helai daun pada satu tangkai. helai daunnya berbentuk oval dan bagian ujungnya lancip. warnanya helai daunnya ada yang hijau dan ada pula yang hijau tua.
BUNGA
Bunga tanaman kacang hijau memiliki bentuk seperti bentuk kupu-kupu dan warnanya kuning pucat. jenis bunganya termasuk hermaprodit atau berkelamin sempurna. proses penyerbukan terjadi pada malam hari sehingga bunganya akan mekar pada pagi hari dan sore hari akan menjadi layu.
BUAH dan BIJI
Buah tanaman kacang hijau bentuknya polong panjangnya bisa mencapai sekitar 5 – 6 cm per polong. pada setiap polong berisi 10 -15 butir biji. polong yang masih muda berwarna hijau, setelah tua berubah menjadi kecoklatan atau kehitaman.
biji tanaman kacang hijau bentuknya bulat, dalamnya berwarna putih, ukurannya lebih kecil jika dibandingkan dengan biji pada kacang kedelai. beratnya bisa mencapai kira-kira 0,5 – 0,8 mg perbutir.
Ada juga kacang hijau yang mempunyai biji berwarna keemasan.

gambar tanaman kacang hijau

Photo tanaman kacang hijau

DESKRIPSI TANAMAN KACANG HIJAU
Kacang hijau merupakan salah satu tanaman kacang-kacangan atau polong-polongan (fabaceae) di Indonesia, tanaman ini menempati urutan ketiga setelah kedelai dan kacang tanah, baik mengenai luas areal penanaman dan produksinya maupun peranannya sebagai bahan makanan. Tanaman ini merupakan tanaman semusim berumur pendek, lebih kurang 65 hari. Pulau Jawa merupakan penghasil utama kacang hijau di Indonesia.

gambar kacang hijau

Photo kacang hijau

Kacang hijau (Vigna radiata) adalah sejenis palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Bagian paling bernilai ekonomi adalah bijinya. Biji kacang hijau direbus hingga lunak dan dimakan sebagai bubur atau dimakan langsung. Biji matang yang digerus dan dijadikan sebagai isi onde-onde, bakpau, atau gandas turi. Kecambah kacang hijau menjadi sayuran yang umum dimakan di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara dan dikenal sebagai tauge. Kacang hijau bila direbus cukup lama akan pecah dan pati yang terkandung dalam bijinya akan keluar dan mengental, menjadi semacam bubur. Tepung biji kacang hijau, disebut di pasaran sebagai tepung hunkue, digunakan dalam pembuatan kue-kue dan cenderung membentuk gel. Tepung ini juga dapat diolah menjadi mi yang dikenal sebagai soun.

B. KANDUNGAN ZAT TANAMAN KACANG HIJAU

Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukup tinggi sebesar 22% dan merupakan sumber mineral penting, antara lain kalsium dan fosfor. Sedangkan kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh. Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang.

Biji kacang hijau mempunyai kandungan protein sebanyak 24,4%, lemak 1%, dan karbohidrat 64,6%. Selain itu menurut (Marzuki dan Soeprapto, 2007), tanaman ini mengandung vitamin B1, vitamin A dan C.

Berikut ini adalah tabel Kandungan Gizi Kacang Hijau per 100 gr Bahan.

Kandungan Gizi Kacang Hijau
Kalori (kal) 323
Protein (g) 22
Lemak (g) 1,5
Karbohidrat (g) 56,8
Kalsium (mg) 223
Zat besi (mg) 7,5
Fosfor (mg) 319
Vitamin A (SI) 157
Vitamin B1 (mg) 0,46
Vitamin C ( mg) 10
Air (g) 15,5

C. KHASIAT DAN MANFAAT KACANG HIJAU

Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang. Kacang hijau juga mengandung rendah lemak yang sangat baik bagi mereka yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kacang hijau juga mampu menjaga kesehatan jantung karena kandungan lemak tak jenuhnya mencapai 73 persen.

Kacang hijau mengandung vitamin B1 yang berguna untuk pertumbuhan dan vitalitas pria. Maka kacang hijau dan turunannya sangat cocok untuk dikonsumsi oleh mereka yang baru menikah.

Kacang hijau juga mengandung multi protein yang berfungsi mengganti sel mati dan membantu pertumbuhan sel tubuh, oleh karena itu anak-anak dan wanita yang baru saja bersalin dianjurkan untuk mengkonsumsinya.

Secara tradisi, ibu-ibu hamil sering dianjurkan minum kacang hijau agar bayi yang dilahirkan mempunyai rambut lebat. Kandungan kalsium dan kandungan fosfor kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat kerangka tulang.

Berikut ini adalah beberapa khasiat dan manfaat kacang hijau selengkapnya

download lagu dangdut
  1. Sumber Mineral
    Kacang hijau adalah makanan yang menjadi salah satu sumber mineral. Beberapa mineral penting yang terkandung di dalamnya adalah kalium, magnesium, asam folat, seng, besi, dan fosfor. Kalium dan magnesium penting untuk menjaga kesehatan jantung
  2. Memiliki Efek Detoksifikasi
    Kacang hijau memiliki manfaat detoksifikasi tubuh dan meningkatkan metabolisme. Dalam pengobatan alami di China dan India, kacang hijau sering dianjurkan untuk detoksifikasi (pengeluaran racun) dalam tubuh dan menyembuhkan penyakit kronis.
  3. Menurunkan Berat Badan
    Kacang hijau yang rendah kalori (tidak dimasak dengan santan dan kaya gula) adalah sumber serat yang bisa memberi rasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, keinginan untuk ngemil akan tertahan. Ini hal positif bagi anda yang mengiginkan diet secara sehat dan alami.
  4. Menguatkan Imunitas Tubuh
    Kacang Hijau kaya akan vitamin C yang merupakan antioksidan yang memperkuat kekebalan tubuh. Satu mangkok kacang hijau mengandung sepertiga kebutuhan vitamin C harian.
  5. Menyehatkan Tulang
    Kacang hijau banyak mengandung kalsium, magnesium dan fosfor yang sangat diperlukan untuk membangun tulang yang sehat dan padat.
  6. Menurunkan Kolesterol
    Kacang hijau kaya akan serat pangan larut (soluble dietary fiber). Serat larut akan larut dan membentuk substansi yang seperti gel dalam usus yang mengikat sebagian kolesterol sehingga mengurangi serapan kolesterol oleh usus.
  7. Melancarkan Pencernaan
    Serat yang terdapat pada kacang hijau juga sangat bermanfaat melancarkan pencernaan, sehingga mengurangi resiko terhadap berbagai penyakit dan gangguan usus.
  8. Mengurangi Resiko Kanker
    Kacang hijau dan beberapa jenis kacang lainnya mengandung inhibitor protease. Inhibitor protease diketahui dapat menghambat dan mencegah pembentukan sel-sel tumor.
  9. Sumber Protein Nabati
    Kacang hijau banyak mengandung protein nabati. Sumber protein nabati lebih ramah terhadap sistem kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) karena sedikit sekali mengandung lemak jenuh dan kolesterol dibandingkan sumber protein hewani dari daging.
  10. Mengendalikan Berat Badan
    Kacang hijau dan tepung kacang hijau banyak digunakan sebagai bahan makanan pengganti gandum, beras, dan tepung lainnya. Kacang hijau memiki indeks glikemik rendah artinya sedikit mengandung glukosa. Kelebihan glukosa cenderung akan disimpan sebagai lemak tubuh. Banyak makan makanan rendah glukosa cenderung tidak menambah berat badan.
  11. Mengurangi Resiko Anemia
    Anemia dapat disebabkan oleh kekurangan zat besi. Kacang hijau banyak mengandung zat besi yang diperlukan dalam pembentukan sel-sel darah.
  12. Mencegah Tekanan Darah Tinggi
    Kacang hijau banyak mengandung potassium yang berperan mengendalikan tekanan darah sehingga mencegah tekanan darah tinggi (hipertensi).
  13. Menyehatkan Otak
    Kacang hijau banyak mengandung fosfor, mineral yang banyak terdapat pada jaringan otak. Mineral fosfor membantu fungsi otak dalam mengingat dan berkonsentrasi.

Ternyata, kacang hijau juga bisa menyembuhkan penyakit beri-beri, radang ginjal, melancarkan pencernaan, tekanan darah tinggi, mengatasi keracunan alkohol, pestisida, timah hitam, mengatasi gatal karena biang keringat, muntaber, menguatkan fungsi limpa dan lambung, impotensi, TBC paru-paru, jerawat, mengatasi flek hitam di wajah, dll.

Kacang hijau juga bisa menurunkan demam, bahkan menurut hasil penelitian, kacang hijau adalah penurun demam yang terbaik bila dibandingkan dengan penurun demam dari ramuan tradisional lainnya. Hebatnya lagi, biar direbus lama, sampai hancur, kacang hijau tetap berkhasiat, tidak terpengaruh dengan panas. Berbeda dengan kacang, sayur, buah, dan bahan ramuan tradisional lainnya yang bila direbus terlalu lama, akan menurunkan khasiat pengobatannya. Di kala obat-obatan sedang mahal harganya, apa salahnya mencoba resep tradisional dari kacang hijau ini.

Berikut ini adalah Beberapa Ramuan Obat Dengan Kacang Hijau

  1. Peluruh kencing
    Rebus 30 gram kacang hijau dengan 30 gram daun sendok dalam air 400 cc. Ramuan dimasak dalam periuk tanah sampai matang. Sesudah dingin, tambahkan madu secukupnya. Minum ramuan ini secara teratur sampai kencing tidak tersendat-sendat lagi.
  2. Sakit perut
    Rebus 60 gram kacang hijau tambahkan 15 biji merica, 3 gram kayu manis, 3 gram pala, 3 gram kapulaga, 3 gram cengkih, dan 2 ruas jahe. Semua bahan direbus dengan air 1 liter. Panaskan terus sampai menjadi larutan sebanyak 1/2 liter, lalu minum teratur.
  3. Biang keringat anak-anak
    Rebus 60 gram kacang hijau yang sudah dijadikan bubuk dulu, lalu tambahkan 50 gram tanaman krokot, rebus dengan air secukupnya. Setelah matang, saring, lalu minumkan 3 kali sehari.
  4. Bisul
    Rebus 50 gram kacang merah kecil dengan 50 gram kacang hijau, 50 gram kacang hitam dan 2 ruas jahe. Semua bahan, kecuali jahe, direbus. Jahe direbus tersendiri dan hasil rebusan jahe dicampurkan ke rebusan kacang-kacangan tadi. Lalu minum teratur. Namun, ramuan ini hanya untuk bisul yang belum matang. Kalau bisul sudah matang, harus ditambahkan lagi madu.
  5. Menguatkan seksualitas pria
    Rebus 30 gram kacang hijau bersama-sama 2 ruas jahe, 15 gram merica, 15 gram adas, 15 gram pulosari, 15 gram biji kucai, 15 gram biji paria, dan 15 gram biji ketumbar. Semua bahan direbus dengan air 600 cc dan jadikan 300 cc, minum teratur sampai terbukti khasiatnya.
  6. Rambut rontok
    Kacang hijau direbus dengan 1 gelas air. Perhatikan saat merebus jangan sampai kacangnya pecah. Jadi setelah tampak agak matang, tetapi tidak pecah, segera angkat. Setelah dingin, air rebusan kacang hijau ini digunakan untuk membasahi kulit kepala sembari dipijit-pijit beberapa lama. Biarkan kering, baru keramas.
  7. Mag
    Kira-kira 1/4 kg kacang hijau dijemur sampai kering lalu tumbuk sampai halus. Setelah itu ambil 1 sendok makan bubuk kacang hijau, lalu seduh dengan air hangat secukupnya, minum teratur.
  8. Varises
    1 genggam kacang hijau direbus dengan 2 gelas air. Biarkan sampai airnya susut sebanyak 1 gelas. Minum rebusan ini 2 kali sehari, pagi dan menjelang tidur. Selain itu, saat akan tidur, angkat kaki dan tempatkan di tempat yang lebih tinggi dari kepala, diamkan selama 10 menit, lakukan dengan rajin sembari minum rebusan kacang hijau.
  9. Bayi demam
    Berikan 1 gelas air rebusan kacang hijau ditambah 1 sendok makan madu untuk bayi yang terserang demam. Berikan rebusan ini sesendok demi sesendok.

Tips : Agar kacang hijau cepat empuk ketika dimasak, maka rebuslah dua kali, yaitu rebus kacang hijau hingga mendidih, kemudian dinginkan, setelah itu rebuslah kembali kacang hijau tersebut

D. KLASIFIKASI ILMIAH TANAMAN KACANG HIJAU

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel KLASIFIKASI KACANG HIJAU

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae
Subkingdom: ViridiPlantae
Super divisi: Embryophyta
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta
Classis (Kelas): Magnoliopsida
Sub Kelas :
Ordo (Bangsa): Fabales
Familia (Suku): Fabaceae
Genus (Marga): Vigna
Species (Jenis): Vigna radiata

NAMA-NAMA LAIN KACANG HIJAU
Jawa : Kacang Ijo
Nama latin : Vigna Radiata

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat KACANG HIJAU yang meliputi Ciri-ciri KACANG HIJAU, Klasifikasi KACANG HIJAU, kandungan zat atau nutrisi KACANG HIJAU serta khasiat dan manfaat KACANG HIJAU sebagai tanaman obat.

loading...

Kata Kunci Pencarian :

karakteristik kacang hijau | daun kacang ijo | karakteristik kacang ijo | pengertian kacang hijau | nama lain kacang hijau | ciri ciri tanaman kacang hijau dan kandungan gizi | ciri ciri biji kacang hijau matang | ciri biji kacang hijau yang sudah tidak bisa dimasak | tanaman kacang hijau tua | batang kacang ijo |
Kacang Hijau – Ciri Tanaman, Kandungan Gizi, Khasiat Manfaat dan Klasifikasinya Ahli Pengobatan 27 Des 2016. Kacang Hijau – Ciri Tanaman, Kandungan Gizi, Khasiat Manfaat dan Klasifikasinya

loading… Kacang hijau adalah makanan yang terkenal dibuat menjadi bubur kacang ijo, selain itu kacang hijau mempunyai banyak manfaat kesehatan, berikut ini adalah pembahasan selengkapnya A. CIRI-CIRI TANAMAN KACANG HIJAU BATANG Batang kacang hijau berbentuk bulat dan berbuku-buku berukuran kecil, berbulu berwarna hijau kemerahan atau kecoklatan. setiap buku yang terdapat pada batangnya memiliki satu tangkai […]

4.9 Ahli Pengobatan
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...