Kunir Putih – Ciri-Ciri Tanaman Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading...

Ini kunir putih, bukan kunir kuning yang sering kita jumpai atau kita sering menyebutnya kunyit, apa sajakah ciri dan manfaat kunir putih :

gambar kunir putih

Photo : Kunir Putih

A. CIRI-CIRI KUNIR PUTIH

BATANG
Batang semu kurang lebih 2cm dan dari pucuk batang keluar bunga sebanyak kurang lebih 4-16 kuntum, dalam satu hari yang mekar hanya 1-2 kuntum saja

DAUN
Daun-daun bertangkai, dengan pelepah 7–24 cm; helaian daun lanset menjorong, 7–36 cm × 4–11 cm; sisi atas gundul, sering dengan pola-pola kembang yang simetris, hijau dan keputihan; sisi bawah sedikit berambut, keunguan.

BUNGA
Bunga berwarna ungu-lila dengan rusuk kekuningan, Perbungaan muncul dari kuncup yang lain pada rimpang, berisi 4–6 kuntum bunga. Kelopak bunga putih atau kehijauan, 3–7 cm panjangnya; mahkota serupa tabung di pangkalnya, dengan taju bentuk garis, putih, melengkung ke luar, lk. 5 cm, serta beraroma harum. Labellum atau bibir (yakni staminodia yang membesar, melebar, dan berwarna-warni) berbentuk jantung terbalik, berbagi hingga setengah jalan atau lebih, 4–7 cm × 2–4 cm.

BUAH dan BIJI
Buahnya sangat jarang ditemukan

AKAR
Akarnya berbau harum, dan bentuknya seperti kacang tanah atau bisa juga seperti telur merpati.

gambar tanaman kunir putih

Photo : Tanaman Kunir Putih / Kaempferia rotunda

DESKRIPSI TANAMAN KUNIR PUTIH
Kunyit putih (Kaempferia rotunda L.), seringkali disebut temu rapet namun sesungguhnya memiliki perbedaan yang nyata, karena daunnya yang indah, kunir putih ditanam pula di pekarangan sebagai tanaman hias.
Dari rimpang, keluar akar-akar kasar yang ujungnya terdapat anakan rimpang yang berair dan tampak tumbuh menggerombol menutup rimpang induk. Rimpangnya berasa pahit. Jika telah keluar bunga, tandanya rimpang telah siap dipanen. Umbi mudanya dapat dimakan sebagai lalap, tumbuhan ini dapat diperbanyak dengan potongan rimpang.

Kunir putih adalah sejenis rempah-rempah rimpang yang masih berkerabat dekat dengan kencur. Berbeda dengan kencur, yang banyak dipakai sebagai bumbu masak, kunir putih lebih khusus dipakai untuk khasiat pengobatannya.

Tanaman ini dikenal pula sebagai temu putri atau temu lilin (Btw.); ardong, kunir putih, dan koncé pĕt (Md.). Namun soal nama ini perlu berhati-hati, karena kunir putih atau kunyit putih juga merupakan nama dari Curcuma zedoaria dan kunci pepet juga digunakan untuk menyebut Kaempferia angustifolia. Dalam bahasa Inggris Kaempferia rotunda dikenal sebagai Round-rooted Galangal

Tanaman ini diduga berasal dari wilayah Indocina, namun didapati menyebar secara alami di Asia mulai dari India di barat, Sri Lanka, Burma, Cina (Guangdong, Guangxi, Hainan, Yunnan), Taiwan, ke selatan melalui Indocina hingga Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

Menurut Valeton (1931), ia berpendapat bahwa temu rapet belum lama dibudidayakan dari abad ke-20. Ia berpendapat demikian karena tumbuhan ini tidak tercantum dalam buku Rumphius. Padahal, jika pada waktu itu tumbuhan ini sudah dikenal di Jawa, pastilah tumbuhan ini sudah ada di buku Rumphius.

Tumbuhan ini ditemukan tumbuh di hutan-hutan jati, hutan pegunungan bawah, hutan bambu, dan juga padang-padang rumput, hingga ketinggian 1.300 m dpl.

B. KANDUNGAN ZAT TANAMAN KUNIR PUTIH

Rimpang dan umbinya yang didestilasi dapat menghasilkan minyak atsiri yang mengandung sineol, zat yang berbau kamper

C. KHASIAT DAN MANFAAT KUNIR PUTIH

Secara tradisional, rimpang kunir putih ini digunakan sebagai obat sakit perut dan disentri. Umbi-umbinya yang kecil dan berair mempunyai khasiat mendinginkan. Karenanya, temu rapet juga dimanfaatkan sebagai bahan bedak, campuran jamu ibu melahirkan dan penambah nafsu makan.
Selain itu Kaempferia rotunda digunakan dalam pembuatan harum-haruman, anti serangga, serta dijadikan bahan makanan sebagai sayuran atau lalapan.
Selain dipergunakan untuk obat-obatan, tumbuhan ini juga dapat digunakan untuk kosmetik, Karena daunnya indah, tumbuhan ini dapat digunakan untuk tanaman hias dalam pot.

D. KLASIFIKASI ILMIAH TANAMAN KUNIR PUTIH

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel klasifikasi KUNIR PUTIH

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo (Bangsa): Zingiberales
Familia (Suku): Zingiberaceae (suku jahe-jahean)
Genus (Marga): Kaempferia
Species (Jenis): Kaempferia rotunda L.

NAMA-NAMA LAIN KUNIR PUTIH
Nama latin kunir putih : Kaempferia rotunda L.

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat KUNIR PUTIH yang meliputi Ciri-ciri KUNIR PUTIH, Klasifikasi KUNIR PUTIH, kandungan zat atau nutrisi KUNIR PUTIH serta khasiat dan manfaat KUNIR PUTIH sebagai tanaman obat.

Kata Kunci Pencarian :

Ciri ciri kunyit putih | kunyit putih | pohon kunyit putih | kunir putih | gambar kunyit putih | bentuk kunyit putih | tanaman kunir putih | gambar kunir putih | budidaya kunyit putih | ciri-ciri temu putih |
Kunir Putih – Ciri-Ciri Tanaman Serta Khasiat dan Manfaatnya Ahli Pengobatan 09 Feb 2015. Kunir Putih – Ciri-Ciri Tanaman Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading… Ini kunir putih, bukan kunir kuning yang sering kita jumpai atau kita sering menyebutnya kunyit, apa sajakah ciri dan manfaat kunir putih : A. CIRI-CIRI KUNIR PUTIH BATANG Batang semu kurang lebih 2cm dan dari pucuk batang keluar bunga sebanyak kurang lebih 4-16 kuntum, dalam satu hari yang mekar hanya 1-2 kuntum saja DAUN […]

4.9 Ahli Pengobatan
One Comment

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *