Lempuyang – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading...

A. CIRI-CIRI TANAMAN LEMPUYANG

BATANG
Perawakan herba rendah sampai tinggi, perennial, batang asli berupa rimpang di bawah tanah, tinggi lebih dari 1 m. Batang: batang semu berupa kumpulan pelepah daun yang berseling, di atas tanah, beberapa batang berkoloni, hijau.

DAUN
Tunggal, berpelepah, duduk berseling, pelepah; membentuk batang semu, helaian; bentuk lanset sempit, telebar di tengah atau di atas tengah, panjang 3-7 kali lebar, pangkal runcing atau tumpul, ujung sangat runcing atau meruncing, berambut di permukaan atas, tulang daun atau di pangkal, 14-40 x 3-8,5 cm, tangkai berambut, 45 mm. Lidah daun; tegak, tumpul, seperti membran, berambut 1,5-3 cm.

gambar tanaman lempuyang gajah

Photo : Tumbuhan Lempuyang

BUNGA
Susunan majemuk bulir, bentuk bulat telur, muncul di atas tanah, tegak, berambut halus, ramping tebal, 9-31 cm, 2-2,5 kali lebar, ujung runcing agak lebar, daun pelindung dengan ujung datar, ukuran 1,54 x 1,54 cm., sisik tangkai bulir 4-6, lanset, tumpul, berambut, merah 3-6,5 cm. Daun pelindung sangat lebih besar dari kelopak, sama panjang dengan tabung mahkota. Ukuran bulir 3,5-10,5 x 1,75-5,5 cm. Kelopak: 13-17 mm. Mahkota: kuning terang, hijau gelap, atau. putih, tabung 2-3 cm, cuping bulat telur bulat memanjang, ujung meruncing atau runcing, daun mahkota posterior paling besar 1,5-2,5 x 1-2 cm, bibir bibiran bulat telur atau membulat, jingga .atau kuning lemon, 12 – 20 x 15 – 20 mm. Benang sari: kepala sari elip bulat memanjang, kuning terang, 8 – 10 mm, penghubung 7 mm. Putik: bakal buah 3 ruang, bakal biji banyak, posisi aksiler, tangkai putik bercabang dua bebas. Buah: bulat telur terbalik, merah, 12 x 8 mm.

RIMPANG/BUAH
merayap, berdaging, gemuk, aromatik. sebelah luar berwarna coklat muda, irisan melintang warna kuning muda, Rasanya pahit pedas, berbau aromatic khas lempuyang pahit.

BIJI
Bulat memanjang bola, rata rata 4 mm.

gambar lempuyang wangi

Photo: Tanaman Lempuyang

DESKRIPSI TUMBUHAN LEMPUYANG
Tanaman ini dikenal dengan nama daerah lempuyang kapur, lempuyang paek dan lempuyang kebo. Tumbuhan ini sering tumbuh di daerah pedesaan, waktu berbunga biasanya bulan januari-april

Habitat dan Budidaya Tumbuhan ini terdapat di daerah Asia tropika. Di Jawa dapat tumbuh di daerah dengan ketinggian 1-1200 m dpl, banyak tumbuh sebagai tumbuhan liar di tempat-tempat yang basah di dataran rendah dan tinggi, serta Tumbuh baik di bawah hutan jati.
Perbanyakan pada umumnya dengan potongan rimpang yang bermata tunas atau anakan yang masih muda setidaknya dengan 1 tunas. Secara alami potongan potongan rimpang yang telah bertunas akan memperbanyak diri dengan biji.
Tumbuhan ini akan dapat berkembang secara baik di hutan, kebun, pekarangan dengan intensitas matahari di bawah naungan kurang lebih 11-585 lux. Hama yang bisa menyerang tanaman ini adalah ulat pemakan daun Kerana diocles dan Udapes yang sering menimbulkan kerusakan.

Lempuyang merupakan salah satu tanaman tradisional Indonesia yang memiliki banyak manfaat, Lempuyang mempunyai 3 macam jenis, yaitu :

1. Lempuyang Emprit (Zingiber Amaricana)
Lempuyang jenis ini memiliki manfaat sebagai obat untuk menurunkan suhu ketika menderita demam. Karena lempuyang jenis ini memiliki kandungan senyawa sekulterpenketun atau minyak atsiri yang dapat menurunkan suhu badan. Selain itu, lempuyang ini juga dapat digunakan untuk menambah nafsu makan. Pada umumnya bagian yang digunakan adalah rimpangnya yang berwarna putih kekuning-kuningan dan mempunyai rasa pahit.

2. Lempuyang Gajah (Zingiber Zerumbet)
Lempuyang jenis ini memiliki manfaat sebagai obat batu ginjal, menetralkan dan membersihkan darah, menghambat gerakan peristaltik usus halus pada kelinci, disentri, kejang pada anak, diare, menambah nafsu makan, sakit kuning serta sakit kulit (sebagai obat luar).

3. Lempuyang Wangi (Zingiber Aromaticum)
Lempuyang jenis ini mempunyai daya anti-bakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Ekstrak rimpangnya mampu membunuh cacing tambang pada anjing. Selain itu, lempuyang ini dapat dijadikan sebagai obat asma, merangsang nafsu makan, mengurangi rasa nyeri pada lambung, pembersih darah, pereda kejang, penyakit kuning, radang sendi, kolera, anemia, malaria, penyakit syaraf, nyeri perut, cacingan serta masuk angin.

B. KANDUNGAN KIMIA/KOMPOSISI LEMPUYANG

Kandungan zat yang terdapat dalam rimpang lempuyang antara lain : minyak atsiri 0.62 % (terutama sesquiterpenketon) yang tersusun dari a-kurkumen, bisabolen, zingiberen, kariofilen, seskuifelandren, zerumbon, limonen,Saponin, flavonoid kamfer; di samping itu zat pedas gingerol, sogaol, zingeron, paradol, heksahidrokurkumin, dihidrogingerol.

Berdasar hasil kromatogram gas terdeteksi 21 komponen minyak atsiri, Minyak atsiri yang sama dengan jenis lempuyang lainnya : β- linalool, α-caryophyllene, camphor, Kadar air : 9.39 %, Kadar pati : 52.14 % (terbesar dari jenis lempuyang yang lain), Kadar serat : 10.76 % (terbesar dari jenis lempuyang yang lain).

Lempuyang mengandung senyawa zerumbon, senyawa yang berkhasiat antikejang, juga memiliki kandungan kimia limonen, yang berbau sedap dan bersifat mengeluarkan gas (karminatif) hasil pencernaan makanan.

C. KHASIAT DAN MANFAAT LEMPUYANG

Rimpang biasanya digunakan dalam bentuk seduhan rimpang untuk obat asma, merangsang nafsu makan, merangsang membran mukosa lambung, mengurangi rasa nyeri, pembersih darah, penambah nafsu makan, menurunkan kesuburan pada wanita, pencegah kehamilan, pereda kejang; di samping itu sering digunakan juga untuk mengobati penyakit empedu, penyakit kuning, radang sendi, batuk rejan, kolera, anemia, malaria, penyakit syaraf, nyeri perut, mengatasi kecacingan, masuk angin.
Pada pemakaian luar digunakan untuk mengurangi rasa nyeri .
Lempuyang merupakan tanaman indonesia yang mempunyai banyak manfaat, Lempuyang dari dulu dikenal sebagai jamu/obat tradisional. Selain itu, rimpang yang masih muda (terutama lempuyang gajah) dimakan sebagai lalap, lebih lengkapnya, berikut ini adalah beberapa khasiat ramuan lempuyang:

  1. Manfaat Lempuyang Untuk obat masuk angin
    digunakan 10 gram rimpang segar lempuyang wangi; setelah dicuci, diparut, diperas dan disaring, kemudian hasil saringan ditambah 2 sendok makan madu dan 1/2 gelas air matang (panas), diaduk diminum dua kali sehari pagi dan sore sama banyak.
  2. Khasiat Lempuyang untuk Menambah nafsu makan
    Rimpang lempuyang pahit sebanyak 150 g dicuci hingga bersih. Kemudian parut hingga halus. Rebuslah parutan ini dengan 2500 cc air hingga airnya tinggal separuh. Untuk menghilangkan rasa pahit dapat ditambah gula merah 50 g. Saring terlebih dahulu sebelum diminum. Air ini diminum 3 kali sehari cukup 1 sendok makan.
  3. Lempuyang Kaki bengkak sehabis melahirkan
    Rimpang lempuyang, cabai jawa, dicuci, dilumatkan. Beri air secukupnya. Peras dengan kain. Airnya diminum.
  4. Lempuyang untuk Ambeien
    3/4 jari lempuyang dicuci, diparut. Tambahkan 2 sendok makan air matang dan garam sedikit. Peras. Minum airnya 2x sehari, 1 sendok makan.
  5. Lempuyang untuk Kolik karena kedinginan
    1 rimpang lempuyang dicuci, dibakar, dilumatkan bersama 1/2 jari kunyit, 3 rimpang temu kunci, sepotong kayu ules, 5 biji adas, 11 butir ketumbar, 11 butir merica bolong, 20 helai daun poko segar. Semua direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring. Diminum 2x sehari, sesudah makan siang dan malam, masing-masing 1/2 gelas.
  6. Khasiat Lempuyang untuk Anemia
    Cara I : Jari lempuyang dicuci tapi jangan dikupas, lalu diparut. Beri gula aren secukupnya. Rebus dengan 3 gelas air, sampai airnya tinggal 1 gelas. Setelah dingin minum sekaligus. Ulangi beberapa kali.
    Cara II :2 jari lempuyang dicuci, dimemerkan, direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Diminum 2x sehari, masing2 1/2 gelas.
  7. Khasiat Lempuyang Gatal-gatal
    Seibu jari lempuyang dicuci, diparut. Beri 1/2 gelas air. Peras. Biarkan mengendap. Ambil cairannya untuk diminum 1x sehari sampai sembCacingan
    Lumatkan 2 jari rimpang lempuyang, 3 bawang merah yang sudah dikupas dan dicuci. Lembutkan / parut kedua bahan. Beri air 1/2 gelas. Peras. Minum 2x sehari, 2 sendok makan.
  8. Manfaat Lempuyang untuk Batuk rejan atau kinghus
    Rimpang lempuyang pahit dicampur kayu manis cina dan bawang merah yang sudah dipanggang. Campuran tersebut ditumbuk dan diperas, kemudian diminum hasil perasannya.
  9. Khasiat Lempuyang untuk alergi udang atau ikan laut
    Iris tipis-tipis rimpang lempuyang pahit, seduh seperti teh, dan diminum setiap hari hingga gejala alergi hilang.
  10. Lempuyang untuk mengatasi Kaki encok
    Rimpang lempuyang pahit ditumbuk, dicampur dengan minyak kelapa dan abu dapur hingga berbentuk tapal. Ramuan ini juga berguna untuk megobati bengkak-bengkak di badan. Caranya oleskan tapal pada bagian yang bengkak.
  11. Lempuyang untuk mengatasi rematik di kaki atau obat gosok
    Rimpang lempuyang wangi dikupas, lalu dicampur cabe jawa, dilumatkan, dan ditambah nasi kering. Ramuan itu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit.
  12. Manfaat Lempuyang sebagai Penambah darah
    Rimpang lempuyang wangi diparut, lalu dicampur dengan gula dan direbus dengan air secukupnya. Airnya diminum sehari 3 kali sebanyak 1 sendok makan.

D. KLASIFIKASI ILMIAH TANAMAN LEMPUYANG

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel klasifikasi Lempuyang

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo (Bangsa): Zingiberales
Familia (Suku): Zingiberaceae (suku jahe-jahean)
Genus (Marga): Zingiber
Species (Jenis): Zingiber zerumbet Linn

NAMA-NAMA LAIN TANAMAN LEMPUYANG
Indonesia: Lempuyang gajah
Pilipina: Luiang-isui

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat Lempuyang yang meliputi Ciri-ciri Lempuyang, Klasifikasi Lempuyang, kandungan zat atau nutrisi Lempuyang serta khasiat dan manfaat Lempuyang sebagai tanaman obat.

loading...

Kata Kunci Pencarian :

lempuyang | daun lempuyang | gambar lempuyang | tanaman lempuyang | nama lain lempuyang | lempuyang wangi | pohon lempuyang | manfaat lempuyang | khasiat lempuyang | Apa itu lempuyang |
Lempuyang – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaatnya Ahli Pengobatan 05 Des 2014. Lempuyang – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading… A. CIRI-CIRI TANAMAN LEMPUYANG BATANG Perawakan herba rendah sampai tinggi, perennial, batang asli berupa rimpang di bawah tanah, tinggi lebih dari 1 m. Batang: batang semu berupa kumpulan pelepah daun yang berseling, di atas tanah, beberapa batang berkoloni, hijau. DAUN Tunggal, berpelepah, duduk berseling, pelepah; membentuk batang semu, helaian; bentuk lanset sempit, telebar di […]

4.9 Ahli Pengobatan

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...