Mahkota Dewa – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading...

A. CIRI-CIRI TANAMAN MAHKOTA DEWA

BATANG
Ciri batang tanaman mahkota dewa :Batang berkayu, silindris, tegak, warna cokelat, permukaan kasar, percabangan simpodial, arah cabang miring ke atas. Tumbuhan berbentuk pohon, berumur panjang (perenial), tinggi 1 – 2,5 m.
DAUN
Ciri daun mahkota dewa : Daun tunggal, bertangkai pendek, tersusun berhadapan (folia oposita), warna hijau tua, bentuk jorong hingga lanset, panjang 7 – 10 cm, lebar 2 – 2,5 cm, helaian daun tipis, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip (pinnate), permukaan licin, tidak pernah meluruh Bunga tunggal, muncul di sepanjang batang dan ketiak daun, bertangkai pendek, mahkota berbentuk tabung (tubulosus) – berwarna putih Buah bulat, panjang 3 – 5 cm, buah muda berwarna hijau – setelah tua menjadi merah,
BUNGA
Ciri bunga mahkota dewa : Bunga mahkota dewa berwarna putih dan berbau harum. Bunga tersebut berukuran kecil menyerupai bunga cengkih.
BUAH dan BIJI
Ciri buah mahkota dewa : Buah mahkota dewa terdiri dari kulit, daging, cangkang & biji. Buah berbentuk bulat, diameter 3-5cm, permukaan licin, beralur, ketika muda warnanya hijau dan merah setelah masak. Daging buah berwarna putih, berserat dan berair.
Cangkang buah merupakan kulit dari biji yang juga termasuk bahagian yang sering di manfaatkan sebagai ubat,
Biji merupakan bagian tanaman paling beracun, Bentuknya bulat lonjong dan keras, berdiameter sekitar 1cm & berwarna coklat, bagian dalam berwarna putih
AKAR
Berakar tunggang dan berwarna kuning kecoklatan. Perbanyakan dengan cangkok dan bijinya.

gambar buah mahkota dewa

Gambar : Buah Mahkota Dewa

gambar pohon mahkota dewa

Gambar : Pohon Mahkota Dewa

gambar tanaman mahkota dewa

Gambar : Tanaman Mahkota Dewa

DESKRIPSI TANAMAN MAHKOTA DEWA
Tanaman atau pohon mahkota dewa seringkali ditanam sebagai tanaman peneduh, Mahkota dewa dikenal sebagai tanaman yang dapat mengobati banyak penyakit berat. Secara fisik mahkota dewa ramping dan tinggi hingga mencapai 3 meter. Mahkota dewa berasal dari tanah Papua Indonesia.
Semula tanaman ini digunakan sebagai tanaman hias, namun sekarang menjadi tanaman obat yang sangat terkenal. China sudah menggunakan tanaman ini sebagai obat dan teh dari waktu yang cukup lama sebelum Indonesia mulai mengetahui mengenai tanaman dewa ini.

Bahaya Mahkota Dewa
Mahkota dewa memiliki efek samping yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah, mabuk. Air daun mahkota dewa selain dapat menyebabkan kantuk juga dapat menyebabkan mabuk. Efek mabuk dari daun masih dalam tahap taraf normal, namun jika efek kantuk dan mabuk terus berlanjut dianjurkan untuk mengurangi dosis air daun.

Tanaman ini tidak boleh dimakan sembarangan tanpa solusi dari orang yang mengerti dibidang ini, seperti dokter. Karena tanaman ini dapat menjadi sangat beracun. Setiap bagian dari tanaman mahkota dewa, batang, daun, buah, kulit, dan biji mengandung racun. Biji merupakan bagian yang paling beracun dan berbahaya. Racun dalam tanaman ini dapat menyebabkan mulut bengkak, sariawan, mabuk, kejang, dan bahkan sampai pingsan.

BUDIDAYA TANAMAN MAHKOTA DEWA
Tanaman mahkota dewa dapat ditanam pada dataran rendah dan maksimal ketinggian 1200 meter dari dasar laut. Tanah yang digunakan adalah tanah dengan pupuk alami seperti pupuk kandang. Pupuk kimiawi tidak dianjurkan. Lubang tanam digali sepanjang 30 cm meter dan dibiarkan terbuka selama seminggu. Penanaman dapat menggunakan bibit maupun secara cangkok dari batang pohon. Bibit didapatkan dari biiji buah itu sendiri, tapi penanaman secara cangkok membuat lebih cepat berbuah.

Penanaman mahkota dewa memiliki keuntungan yaitu tida bergantung kepada musim, sehingga dapat ditanam kapanpun. Setelah ditanam, hal yang harus dilakukan adalah penyiraman, pemupukan, dan penyiangan. Penyiraman dilakukan cukup sering karena penyerapan air mahkota dewa tinggi. Pemupukan dengan pupuk organik. Penyiangan dilakukan untuk melawan gulma. Dan pestisida untuk hama.

Warna merah terang dan bau manis seperti gula pasir menandakan buah mahkota dewa telah siap petik. Bila dalam kurun waktu anda tidak membutuhkan mahkota dewa, anda dapat menjualnya, karena mahkota dewa merupakan tanaman herbal yang sangat dicari.

B. KOMPOSISI/KANDUNGAN ZAT TANAMAN MAHKOTA DEWA

Buah mahkota dewa mengandung beberapa zat aktif seperti:

  • Alkaloid, bersifat detoksifikasi yang dapat menetralisir racun di dalam tubuh
  • Polifenol yang berfungsi sebagai anti histamin (antialergi)
  • Saponin, yang bermanfaat sebagai: sumber anti bakteri dan anti virus, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan vitalitas, mengurangi kadar gula dalam darah, mengurangi penggumpalan darah.
  • Flavonoid yang berguna untuk:
    • melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah
    • mengurangi kandungan kolesterol serta mengurangi penumbunan lemak pada dinding pembuluh darah
    • mengurangi kadar risiko penyakit jantung koroner
    • mengandung antiinflamasi (antiradang)
    • berfungsi sebagai anti-oksidan
    • membantu mengurangi rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan

C. KHASIAT DAN MANFAAT TANAMAN MAHKOTA DEWA

Sifat dan Khasiat Mahkota Dewa

download lagu dangdut
  • Kulit Buah dan Daging Buah berkhasiat untuk mengobati disentri (cirit berdarah), psoriasis & jerawat.
  • Daun dan Biji berkhasiat mengobati pelbagai jenis sakit kulit seperti ekzim & gatal2.
  • Buah berkhasiat sebagai antitumor, antidisentri,antiinsekta, mengubati eksim, hepatotoksik & antibodi.

BEBERAPA RAMUAN OBAT MENGGUNAKAN TANAMAN MAHKOTA DEWA

  • Manfaat Buah Mahkota Dewa Untuk Obat Diabetes Mellitus
    Cara Meramu Obat : Ambil buah mahkota dewa yang telah matang sebanyak 5 – 6 buah, lalu iris tipis dan cuci bersih.
    Rebus bahan yang telah di iris-iris dalam 5 gelas air, didihkan, dan biarkan air rebusan tersisa untuk 3 gelas, Saring air rebusan, dan dinginkan.
    Aturan Pakai : Minum air rebusan yang telah didinginkan 3 kali sehari.
  • Khasiat Mahkota Dewa Untuk Obat Kanker dan Tumor
    Cara Meramu Obat : Ambil beberapa buah mahkota dewa, untuk diiris tipis lalu keringkan.
    5 gram daging buah mahkota dewa yang telah kering di campur dengan 15 gram temu putih,
    10 gram sambiloto kering dan 15 gram cakar ayam kering, cuci bersih semua bahan.
    Rebus semua bahan ke dalam 5 gelas air, sampai air rebusan tersisa 3 gelas.
    Saring air rebusan, dan dinginkan.
    Aturan Pakai : Minum ramuan yang telah dingin 1 jam sebelum makan. Dengan dosis satu gelas dan maksimal 3 gelas sehari.
  • Mahkota Dewa Untuk Obat Hepatitis
    Cara Meramu Obat : Campur 5 gram daging buah mahkota dewa kering dengan 15 gram pegagan, 10gram sambiloto kering dan 15 gram daun dewa, cuci bersih semua bahan.
    Masak semua bahan yang telah dicampur dengan 5 gelas air sampai air rebusan tersisa sekitar 3 gelas.
    Saring air rebusan, tunggu sampai dingin.
    Aturan Pakai : Minum air rebusan yang telah disaring 3 kali sehari masing-masing 1 gelas.
  • Mahkota Dewa untuk Rematik dan Asam urat
    Cara Meramu Obat : Campur 5 gram daging buah mahkota dewa dengan 15 gram akar sidaguri, 10 gram sambiloto kering, cuci bersih semua bahan.
    Rebus semua bahan dalam 5 gelas air sampai air rebusan tersisa hingga 3 gelas.
    Saring air rebusan, tunggu sampai dingin.
    Aturan Pakai : Minum 3 kali sehari masing-masing 1 gelas. Ramuan diminum sekurang-kurangnya 1 jam sebelum makan.

Catatan : Buah mahkota dewa jangan dikonsumsi pada saat haid karena akan memperhebat pendarahan. Karena dengan khasiat melawan sel kanker, obat ini sekaligus menggerus dinding rahim. Dosis pemakaian sangat berperan penting dalam penggunaan obat herbal ini, salah dosis, akan berakibat fatal.

Wanita yang hamil muda dilarang mengonsumsi mahkota dewa. Mahkota dewa dapat memacu kerja otot rahim mempermudah atau mempercepat proses persalinan sehingga bahaya bagi yang masih hamil muda.

D. KLASIFIKASI ILMIAH TANAMAN MAHKOTA DEWA

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel klasifikasi Mahkota Dewa

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Rosidae
Ordo (Bangsa): Myrtales
Familia (Suku): Thymelaeaceae
Genus (Marga): Phaleria
Species (Jenis): Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl.

NAMA-NAMA LAIN TANAMAN MAHKOTA DEWA
Sinonim :Phaleria papuana
Nama Latin Mahkota Dewa : Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl.
Nama Lokal: Makuto Rojo, Makuto Ratu, Obat Dewa, Pau (Obat Pusaka), Crown of God, Boh Anggota Dewan, Simalakama (bahasa malayu)

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat Mahkota Dewa yang meliputi Ciri-ciri Mahkota Dewa, Klasifikasi Mahkota Dewa, kandungan zat atau nutrisi Mahkota Dewa serta khasiat dan manfaat Mahkota Dewa sebagai tanaman obat.

loading...

Kata Kunci Pencarian :

ciri ciri mahkota dewa | ciri ciri daun dewa | ciri ciri tanaman mahkota dewa | pohon mahkota dewa | buah mahkota dewa | nama latin mahkota dewa | ciri ciri tumbuhan tuba | ciri ciri tumbuhan mahkota dewa | pohon dewa | bentuk buah mahkota dewa |
Mahkota Dewa – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaatnya Ahli Pengobatan 03 Des 2014. Mahkota Dewa – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading… A. CIRI-CIRI TANAMAN MAHKOTA DEWA BATANG Ciri batang tanaman mahkota dewa :Batang berkayu, silindris, tegak, warna cokelat, permukaan kasar, percabangan simpodial, arah cabang miring ke atas. Tumbuhan berbentuk pohon, berumur panjang (perenial), tinggi 1 – 2,5 m. DAUN Ciri daun mahkota dewa : Daun tunggal, bertangkai pendek, tersusun berhadapan (folia oposita), warna hijau tua, […]

4.9 Ahli Pengobatan
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...