Mimba

Tanaman mimba adalah tanaman perdu atau terna yang biasanya tumbuh di daerah tropis, di dataran rendah hingga ketinggian 500 meter di atas permukaan air laut.
Tumbuhan ini bisa tumbuh di daerah kering maupun panas, tanpa irigasi, termasuk daerah pantai. tanaman ini biasanya ditanam sebagai peneduh jalan.

Mimba atau Daun Mimba mempunyai nama ilmiah atau nama latin “Azadirachta indica A. Juss” dan nama bahasa inggris “neem”, Konon kabarnya, tanaman ini pertama kali ditemukan didaerah Hindustani, di Madhya Pradesh, India, lalu tersebar ke Indonesia khususnya di Pulau Jawa.
Karena pohonnya yang kokoh, mimba bisa dimanfaatkan untuk menahan angin, sedangkan kemampuannya beradaptasi di berbagai daerah bisa dimanfaatkan untuk reklamasi tanah.

Di India, tanaman mimba dijuluki dengan nama “the village pharmacy” dan digunakan untuk menyembuhkan penyakit kulit, demam, dan berkhasiat sebagai antiinflamasi, antibakteri, antidiabetes, penyakit kardiovaskular, hingga digunakan sebagai insektisida.
tanaman mimba azadirachta indica

A. CIRI-CIRI TANAMAN

BATANG
Batangnya pendek agak bengkok dan kasar, ukuran kayunya tidak besar
DAUN
Daunnya majemuk menyirip genap, dan berbentuk lonjong, ujung daunnya meruncing, pangkal daun miring, tepi daun bergerigi kasar. Tulang daun menyirip, tulang cabang utama umumnya hampir sejajar satu dengan lainnya.
Anak daun berjumlah genap diujung tangkai, dengan jumlah helaian 8-16. helaian daun tipis seperti kulit dan mudah laya.
Helaian anak daun berwarna coklat kehijauan, panjang helaian daun 5 cm, lebar 3 cm sampai 4 cm.
BUAH dan BIJI
Buahnya merupakan buah batu berbentuk oval dengan panjang 1 cm, bila sudah masak daging buahnya berwarna kuning, biji ditutupi kulit keras berwarna coklat dan didalamnya melekat kulit buah berwarna putih.
Buah mimba bisa dihasilkan dalam satu atau dua kali dalam setahun.
gambar tanaman mimba

B. KANDUNGAN ZAT

Daun dan biji Mimba mempunyai kandungan beberapa komponen dari produksi metabolet sekunder yang disinyalir sangat berguna dalam bidang pertanian (pestisida dan pupuk), dan farmasi (kosmitik dan obat-obatan).
Daun mimba mengandung senyawa-senyawa diantaranya yaitu quercetin, quercitrin, rutin, β-sitosterol, hyperoside, nimbolide, 6-desacetylbimbine, nimbine dan azadirachtin. Beberapa diantaranya mempunyai aktivitas antikanker.
Daun mimba juga mengandung senyawa bioaktif yang disebut dengan alkaloid, steroid, dan flavonoid, dan tanin yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella dan E. Coli.

C. KHASIAT DAN MANFAAT

  • Seduhan kulit batangnya dimanfaatkan untuk obat malaria.
  • Kulit batangnya yang pahit digunakan sebagai tonikum.
  • Di India, Kulit batang yang ditoreh pada waktu tertentu setiap tahun menghasilkan cairan dalam jumlah besar, dan digunakan sebagai obat penyakit lambung.
  • Di Madura, Daunnya yang sangat pahit digunakan sebagai makanan ternak.
  • Biji dan daun mimba dapat difungsikan sebagai insektisida nabati dengan menggunakan campuran bahan lain seperti: serai wangi, lengkuas, gadung, sabun dan alkohol.
  • Dilansir dalam laman Livestrong, ekstrak daun mimba disinyalir memiliki khasiat antikanker, yaitu membantu mencegah atau memperlambat pertumbuhan beberapa jenis sel kanker.

CARA MERAMU OBAT

loading...
  • Untuk mengobati disentri
    • Sediakan sepertiga genggam daun mimba da 2 jari batang mimba
    • Cuci bersih dan dipotong-potong seperlunya,
    • Rebus dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa 3/4 gelas
    • Saring setelah dingin dan diminum dengan gula seperlunya (2 kali sehari 3/4gelas).
  • Untuk Mengobati Eksem
    • Sediakan 20 lembar daun mimba
    • Cuci bersih dan digiling halus,
    • Remas dengan air kapur sirih seperlunya,
    • Tempelkan pada kulit yang terkena eksem dan dibalut (2 kali sehari sebanyak yang diperlukan)

manfaat daun mimba

D. KLASIFIKASI ILMIAH

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel Klasifikasi MIMBA

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae – Plants
Subkingdom: Tracheobionta – Vascular plants
Super divisi: Spermatophyta – Seed plants
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta – Flowering plants
Classis (Kelas): Magnoliopsida – Dicotyledons
Sub Kelas : Rosidae
Ordo (Bangsa): Sapindales
Familia (Suku): Meliaceae – Mahogany family
Genus (Marga): Azadirachta A. Juss. – azadirachta
Species (Jenis): Azadirachta indica A. Juss. – neem

NAMA LAIN TANAMAN MIMBA
Nama daerah: Imba, Mimba (Jawa); Membha, Mempheuh (Madura); Intaran, Mimba (Bali)
Nama asing: Margosier, Margosatree, Neem tree (Inggris/Belanda)
Nama ilmiah: Azadirachta Indica

Tinggalkan komentar