Pala – Ciri-Ciri Tanaman Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading...

A. CIRI-CIRI PALA

Tanaman pala memiliki buah berbentuk bulat, berwarna hijau kekuning-kuningan buah ini apabila masak terbelah dua. Garis tengah buah berkisar antara 3 -9 cm, daging buahnya tebal dan asam rasanya.

Buah Pala

Gambar Buah Pala

Biji berbentuk lonjong sampai bulat,panjangnya berkisar antara 1,5 – 4,5 cm dengan lebar 1- 2,5 cm. Kulit biji berwarna coklat dan mengkilat pada bagian luarnya. Kernel biji berwarna keputih-putihan, sedangkan fulinya berwarna merah gelap dan kadang-kadang putih kekuning-kuningan dan membungkus biji menyerupai jala.

biji pala

Gambar Biji Pala

Tanaman pala memiliki mahkota yang rindang, dengan tinggi batang 10 – 18 m. Mahkota pohonnya meruncing keatas, dengan bahagian paling atasnya agak bulat serta ditumbuhi daunan yang rapat. Daunnya berwarna hijau mengkilat, panjangnya 5 – 15 cm, lebar 3- 7 cm dengan panjang tangkai daun 0,7 -1,5 cm.

pohon pala

Gambar Pohon Pala

Tanaman pala termasuk golongan tanaman berjenis kelamin tunggal,meskipun terdapat pula tanaman berjenis kelamin ganda. Berumah dua, yangmemiliki perbedaan yang jelas antara pohon betina dan pohon jantan.Tanaman pala betina di tandai dengan pertumbuhan cabangnya secarahorizontal (mendatar), sedangkan tanaman pala jantan di tandai dengan cabang-cabangnya yang mengarah ke atas membuat sudut lancip dengan batangnya.

Pohon Pala dapat tumbuh di daerah dengan curah hujan rata-rata sekitar 2.656 mm/tahun dengan jumlah hujan sekitar 167 hari sepanjang tahun. buah pala dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian antara 0 hingga 700 m diatas permukaan laut

B. KANDUNGAN PALA

Biji pala mengandung minyak atsiri 7-14%. Selain itu, pala banyak mengandung protein, lemak, gula pati, vitamin A, vitamin B1 serta vitamin C.
Kandungan biji pala diantaranya adalah
Kandungan Energi Buah Pala = 42 kkal
Kandungan Protein Buah Pala = 0,3 gr
Kandungan Lemak Buah Pala = 0,2 gr
Kandungan Karbohidrat Buah Pala = 10,9 gr
Kandungan Kalsium Buah Pala = 32 mg
Kandungan Zat Besi Buah Pala = 2 mg
Kandungan Vitamin A Buah Pala = 29 IU
Kandungan Vitamin B1 Buah Pala = 0 mg
Kandungan Vitamin C Buah Pala = 22 mg

C. KHASIAT DAN MANFAAT PALA

Sejak dahulu, pala dikenal sebagai obat herbal yang berkhasiat untuk mengobati kejang lambung, serta berbagai penyakit lain seperti disentri, mencret, mual, mulas, muntah, maag, kembung, reumatik, serta suara serak. Selain itu, pala diyakini mampu mencegah gangguan susah tidur yang sering dialami oleh bayi maupun anak-anak.
Bubuk pala dipakai sebagai penyedap untuk roti atau kue, puding, saus, sayuran, dan minuman penyegar (seperti eggnog). Minyaknya juga dipakai sebagai campuran parfum atau sabun.

Menurut Dorman et al. dalam Nurdjannah (2007) komponen utama minyak biji pala adalah terpen, terpen alcohol dan fenolik eter. Komponen monoterpen hidrokarbon yang merupakan komponen utama minyak pala terdiri atas β-pinene (23,9%), α-pinene (17,2%), dan limonene (7,5%). Sedangkan komponen fenolik eter terutama adalah myristicin (16,2%), diikuti safrole (3,9%) dan metil eugenol (1,8%). Selanjutnya Dorman et al., (2004) menyatakan terdapat 25 komponen yang teridentifikasi dalam minyak pala (sejumlah 92,1% dari total minyak) yang diperoleh dengan cara penyulingan (hydrodistillation) menggunakan alat penyuling minyak. Pada prinsipnya komponen minyak tersebut teridentifikasi sebagai α-pinen (22,0%) dan β– pinen (21,5%), sabinen (15,4), myristicin (9,4), dan terpinen–4-ol(5,7). Minyak fuli mengandung lebih banyak myristicin daripada minyak pala. Kegunaan senyawa penyusun minyak atsiri pala antara lain sebagai berkut :

  • Camphene dan turunannya memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan insektisida yang kuat, banyak digunakan dalam industri dan manufaktur. Camphene dapat dikonversi menjadi senyawa lain, digunakan dalam pembuatan kapur barus, obat dalam farmasi, dan camphene sendiri telah terbukti dapat mencegah atheromatosis pada aorta beberapa hewan.
  • d-pinene digunakan dalam pembuatan kapur barus (kamper), pelarut, plastik, dasar parfum dan minyak pinus sintetis.
  • Dipentene digunakan sebagai bahan pelarut, juga digunakan dalam pembuatan resin.
  • d-linalool juga disebut coriandrol, digunakan dalam wewangian.
  • d-borneol digunakan dalam pembuatan wewangian dan dupa.
  • i-terpineol digunakan sebagai antiseptik, pembuatan parfum dalam sabun.
  • Geraniol digunakan dalam wewangian.
  • Miristisin adalah senyawa pada pala yang banyak dipelajari, karena sifat farmakologinya dan dapat menyebabkan efek halusinogen (masih belum dibuktikan).
  • Safrol digunakan pada industri untuk membuat wewangian, sabun dan digunakan sebagai antiseptik.
  • Eugenol dan iso-eugenol digunakan dalam pembuatan wewangian, selain minyak cengkeh, dapat juga digunakan sebagai analgesik gigi.

D. KLASIFIKASI ILMIAH PALA

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel klasifikasi pala

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Magnoliidae
Ordo (Bangsa): Magnoliales
Familia (Suku): Myristicaceae
Genus (Marga): Myristica
Species (Jenis): Myristica fragrans Houtt

NAMA-NAMA LAIN BUAH PALA
Nama Latin Pala (Binomial) : Myristica fragrans Houtt
Sinonim : Myristica fatua, Myristica argentea
Indonesia: Pala
Inggris: Nutmeg
Cina: rou dou kou

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat Pala yang meliputi Ciri-ciri Pala, Klasifikasi Pala, kandungan zat atau nutrisi Pala serta khasiat dan manfaat Pala sebagai tanaman obat.

loading...

Kata Kunci Pencarian :

pohon pala | gambar pala | ciri ciri pala | gambar pohon pala | gambar biji pala | nama latin pala | gambar buah pala | pala | nama latin biji pala | jenis pala |
Pala – Ciri-Ciri Tanaman Serta Khasiat dan Manfaatnya Ahli Pengobatan 02 Des 2014. Pala – Ciri-Ciri Tanaman Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading… A. CIRI-CIRI PALA Tanaman pala memiliki buah berbentuk bulat, berwarna hijau kekuning-kuningan buah ini apabila masak terbelah dua. Garis tengah buah berkisar antara 3 -9 cm, daging buahnya tebal dan asam rasanya. Biji berbentuk lonjong sampai bulat,panjangnya berkisar antara 1,5 – 4,5 cm dengan lebar 1- 2,5 cm. Kulit biji berwarna coklat dan mengkilat […]

4.9 Ahli Pengobatan
3 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...