Pule Pandak

loading...

DESKRIPSI
Tanaman Pule Pandak adalah tumbuhan bunga yang sudah banyak digunakan dalam industri obat-obatan. tanaman ini biasanya dapat ditemukan di hutan jati, ladang, ada juga yang menanamnya sebagai tanaman hias di pekarangan atau tempat-tempat lain sampai ketinggian 1.000 m di atas permukaan laut
Tanaman perdu tegak ini tumbuhnya mencapai 1 meter, mempunyai nama ilmiah “Rauvolfia serpentina” hidup di daerah-daerah kering, mulai dari India, Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Indonesia.

Tim peneliti dari Departemen Ayurveda, Sekolah Ilmu Farmasi, Lovely Professional University, Phagwara, Punjab, India, meneliti farmakobotika dan farmakologis Pule Pandak yang telah digunakan sejak periode pra-veda untuk pengobatan gigitan ular, sengatan kalajengking, insomnia, gangguan psikologis, skizofrenia, gastrointestinal gangguan, epilepsi, luka, demam dan tekanan darah tinggi.
pule pandak anti hipertensi

Tanaman pule pandak dinyatakan langka, akibat pengambilannya secara langsung di habitatnya tanpa memperhatikan daya regenerasinya, Karena itu, menurut CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) atau konvensi perdagangan internasional tumbuhan dan satwa liar spesies terancam, tumbuhan pule pandak masuk dalam appendix II.

Pule Pandak banyak diminati oleh negara-negara industri farmasi dan merupakan spesies tumbuhan yang mempunyai pasaran baik di Amerika Sertikat, Jepang, Prancis, Swiss, Inggris dan Jerman.
Kabarnya, Nilai pule pandak sebagai tanaman obat itu tergantung pada kandungan alkaloidnya, keberadaan alkaloid ini sangat bergantung pada lingkungan terutama faktor-faktor yang memengaruhi proses enzimatik antara lain jenis tanah, unsur hara, curah hujan, temperatur, dan cahaya.

A. CIRI-CIRI TANAMAN

BATANG
Warnanya coklat abu-abu, bentuknya silindris dengan percabangan, batang mengeluarkan cairan jernih bila dipatahkan.
DAUN
Daunnya tergolong tunggal, tangkainya pendek, duduk berkarang atau berhadapan bersilang, bentuk taji atau bulat telur memanjang, ujung runcing, pangkal menyempit, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan atas berwarna hijau, dan permukaan bawah warnanya lebih muda.
BUNGA
Bunganya majemuk, Mahkota bunga bagian luar berwarna putih, bagian dalam beralur kemerahan, Membentuk karangan di puncak batang, tapi pada masa vegetatif selanjutnya karangan bunga terdesak ke samping oleh kuncup, hingga yang mula-mula terminalis akan berubah axialis.
BUAH dan BIJI
Buah batu berbiji dua yang menonjol, tampak dari luar, mula-mula hijau lalu merah dan akhirnya hitam mengkilat.

B. KANDUNGAN ZAT

Mengutip dari biodiversitas.mipa.uns.ac.id, Akar pule pandak mengandung lebih dari 50 macam alkaloid, beberapa di antaranya sudah berhasil diisolasi seperti reserpina, resinamina, ajmalina, dan serpentina. Bahan aktif itu berkhasiat sebagai pencegah naiknya suhu badan, obat penenang, obat tekanan darah tinggi, dan menormalkan denyut jantung.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS :
– Batang dan daun bersifat pahit, manis, dan sejuk.
– Akar bersifat pahit, dingin, dan sedikit beracun. Akar mengandung 3 grup alkaloid, yang jenis dan jumlahnya tergantung dari daerah asal tumbuhnya.

  • Grup I termasuk alkaline kuat (quarterary ammonium compound): serpentine, serpentinine, sarpagine, dan samatine. Penyerapannya jelek bila digunakan peroral (minum).
  • Grup II (tertiary amine derivate): yohimbine, ajmaline, ajmalicine, tetraphylline, dan tetraphyllicine.
  • Grup III termasuk alkaline lemah (secondary amities): reserpine, rescinnamine, deserpidine, raunesine, dan canescine. Reserpine berkhasiat hipotensif, ajmaline, serpentine, dan rescinnamine berkhasiat sedatif, yohimbine merangsang pembentukan testosteron yang dapat membangkitkan gairah seks.

manfaat tanaman pule pandak

C. KHASIAT DAN MANFAAT

Akar, batang, dan daun. Sebelum digunakan akar dicuci dan dipotong kecil-kecil lalu dijemur untuk penyimpanan.

CARA PEMAKAIAN SECARA UMUM :
Akar, daun, atau batang sebanyak 25 – 50 g direbus, lalu minum.
Untuk pemakaian luar, bahan-bahan tersebut digiling halus lalu ditempelkan ke tempat yang sakit.

  • Mengobati tekanan darah tinggi / Hipertensi

    • Siapkan Akar pule pandak sebanyak 50 gram
    • Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas.
    • Saring setelah dingin.
    • Minum pagi dan sore hari, masing-masing 1/2 gelas.
  • Mengobati memar, Digigit Ular
    • Daun pule pandak segar dicuci bersih kemudian digiling halus.
    • Bubuhkan pada tempat yang sakit, kemudian dibalut.
    • Ganti 2 kali sehari.
  • Mengobati diare
    • Akar pule pandak segar sebanyak 2 gram di iris tipis-tipis.
    • Tambahkan 1/4 sendok teh garam, sambil diaduk merata.
    • Akar ini kemudian dikunyah dan airnya ditelan.
  • Mengobati sakit pinggang
    • Akar pule pandak sebanyak 50 gram direndam dalam 1 gelas arak selama 1 malam.
    • Minum sekaligus keesokan harinya, setelah makan.
  • Sakit tenggorokan
    • Ambil akar pule pandak secukupnya
    • Cuci bersih lalu diiris tipis-tipis.
    • Bahan tersebut lalu diisap-isap dalam mulut.
  • Mengatasi Influenza
    • Cuci bersih daun pule pandak segar sebanyak 25 gram
    • Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas.
    • Saring setelah dingin lalu Minum sekaligus.
  • Mengatasi Sakit kepala, susah tidur, pusing, demam, radang kandung empedu, kurang nafsu makan, dan sakit perut.
    • Sediakan akar pule pandak sebanyak 10 – 15 gram
    • Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas.
    • Saring Setelah dingin
    • Minum 2 kali, pagi dan sore, masing-masing 1/2 gelas.

EFEK SAMPING :
Jarang terjadi efek samping yang berat. Penekanan sentral menimbulkan gejala sakit kepala, mimpi buruk, rasa lelah, dan tidur tak nyenyak. Pada jantung dan pembuluh darah menimbulkan gejala denyut jantung melambat, hidung tersumbat, dan kadang gagal jantung (jarang terjadi). Pada sistem pencernaan menyebabkan mulut kering, kontraksi lambung dan usus meningkat, sering buang air besar, atau diare.

CATATAN :
– Pule pandak bisa meningkatkan keluarnya asam lambung sehingga bisa menyebabkan perdarahan lambung.
– Penderita dengan penyakit lambung dan kondisi badan lemah jangan minum rebusan pule pandak.
– Kini sudah tersedia dalam tablet dengan nama dagang tablet Reserpin, tablet Ancom, dan tablet Maishujing.

klasifikasi Rauvolfia serpentina wood

D. KLASIFIKASI ILMIAH

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel Klasifikasi Pule Pandak

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae – Plants
Subkingdom: Tracheobionta – Vascular plants
Super divisi: Spermatophyta – Seed plants
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta – Flowering plants
Classis (Kelas): Magnoliopsida – Dicotyledons
Sub Kelas : Asteridae
Ordo (Bangsa): Gentianales
Familia (Suku): Apocynaceae – Dogbane family
Genus (Marga): Rauvolfia L. – devil’s-pepper
Species (Jenis): Rauvolfia serpentina (L.) Benth. ex Kurz – serpentine wood

NAMA LAIN TANAMAN PULE PANDAK
Pulei pandak (Jawa).
Akar tikus (Sunda, Sumatera).
Yin tu luo fu mu (China).
Serpent wood, serpentine (Inggris).
Pagal, ki-dawa, chandrinkan, chhota chand, sarpaganh (India).

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat Pule Pandak yang telah kami rangkum terkait kandungan zat atau nutrisi, klasifikasi tanaman, serta khasiat dan manfaatnya sebagai tanaman obat.

Tinggalkan komentar