Saga – Ciri-Ciri Tanaman Saga, Serta Khasiat dan Manfaatnya

A. CIRI-CIRI TANAMAN SAGA

BATANG
Ciri batang saga berukuran kecil dan merambat pada inang membelit-belit ke arah kiri
DAUN
Ciri daun saga daunnya majemuk, berbentuk bulat telur serta berukuran kecil-kecil, Daun Saga bersirip ganjil dan memiliki rasa agak manis.
BUNGA
Ciri bunga saga bunganya berwarna ungu muda dengan bentuk menyerupai kupu-kupu, dalam tandan bunga.
BUAH dan BIJI
Ciri buah saga mempunyai buah polong berisi biji-biji yang berwarna merah dengan titik hitam mengkilat dan licin

gambar buah dan biji saga
Photo : Buah dan Biji Saga
gambar bunga saga
Photo : Bunga Saga
gambar tanaman sogo telik
Photo : Tanaman Saga (Saga Rambat / Saga Telik)

DESKRIPSI TANAMAN SAGA
Saga termasuk jenis tumbuhan perdu, Biji Saga mengandung zat racun yang disebut abrin, sehingga tidak dapat dimanfaatkan untuk pembibitan. Sedang bunganya berwarna ungu muda dengan bentuk menyerupai kupu-kupu, dalam dukungan tandan bunga.

Daun saga yang berasa manis berkhasiat atasi sariawan. Namun, awas, jangan sampai bijinya yang beracun tertelan karena bisa menyebabkan kematian.
Dahulu biji saga dipakai sebagai penimbang emas karena beratnya yang selalu konstan. Daunnya dapat dimakan dan mengandung alkaloid yang berkhasiat bagi penyembuhan reumatik.

Tumbuhan ini banyak tumbuh secara liar di hutan-hutan, ladang-ladang atau sengaja dipelihara di pekarangan. Tumbuh dengan baik pada daerah dataran rendah sampai ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.

Saga pohon (Adenanthera pavonina) adalah pohon yang buahnya menyerupai petai (tipe polong) dengan bijinya kecil berwarna merah. Tumbuhan ini berasal dari Asia Selatan namun sekarang telah tersebar pantropis.

B. KOMPOSISI/KANDUNGAN ZAT TANAMAN SAGA

Berikut ini adalah kandungan kimia dari tanaman saga
Daun maupun akar mengandung protein, vitamin A,B1, B6, C, kalsium oksalat, glisirizin, flisirizinat, polygalacturomic acid dan pentosan.
Daun, batang dan biji : saponin dan flavonoid.
Batang : polifenol.
Biji : tannin.
Akar : alkaloid, saponin dan polifenol.

C. KHASIAT DAN MANFAAT TANAMAN SAGA

Banyak khasiat lain bisa diperoleh dari tumbuhan itu, antara lain berkhasiat sebagai pereda batuk pada bayi. Daun saga juga dapat membuat bayi tidur lebih nyenyak dan tidak rewel.
Khasiat daun saga untuk batuk adalah sebagai obat herbal untuk mengatasi batuk kering, Tanaman itu juga mempunyai efektivitas ekspektoran yang memacu sekresi mukrosa dari trakea, Kandungan senyawanya mampu mengeluarkan dahak dan melegakan tenggorokan gatal.
Daun saga mempunyai kandungan glycyrrhicic acid yang memiliki sifat menyejukkan kulit dan selaput lendir pada tenggorokan.

RAMUAN-RAMUAN OBAT MENGGUNAKAN SAGA

Loading...
  1. Saga untuk mengobati Amandel
    Bahan: akar saga secukupnya, 1 potong kayu manis dan gula batu secukupnya.
    Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal separuhnya. Disaring dan diminum 2 kali sehari 1 gelas, pagi dan sore.
  2. Saga untuk mengobati Radang Mata
    Bahan: 1 genggam daun saga.
    Cara membuat: daun saga digiling halus, kemudian direbus dengan 2 gelas air untuk diambil uapnya. Uap air daun saga tersebut dipakai untuk obat tetes mata.
  3. Saga untuk mengobati Sariawan
    Bahan: daun saga secukupnya.
    Cara Membuat: daun saga yang masih baru dipetik dijemur beberapa menit agar agak layu. Kemudian daun diikunyah-kunyah sampai halus sambil untuk kumur, namun jangan sampai ditelan
  4. Saga sebagai Penyehat rambut
    Daun dan biji saga yang dibuat pasta bisa digunakan untuk menyehatkan rambut. Caranya dengan mengoleskan pasta itu ke kepala, biarkan satu jam, kemudian keramas.
  5. Saga untuk mengobati Radang tenggorokan
    Ambil 4 gram daun saga kering atau 7 gram daun segar, cuci bersih, rebus dengan tiga gelas air hingga mendidih. Setelah agak dingin, saring, lalu minum airnya. Tambahkan air jeruk nipis atau madu jika suka.
  6. Saga untuk Jantung
    Gunakan 8 gram daun saga manis dan 10 gram daun sembung. Tambahkan 5 gram kencur, lalu rebus dengan 400 ml air. Kemudian minum air rebusan itu.
  7. Saga untuk Hipertensi
    Ambil beberapa genggam daun saga, daun kaki kuda, daun selamagi, buah waluh putih, dan daun kejibeling. Rebus dengan empat gelas air hingga tersisa dua gelas. Setelah itu saring dan minum. Ulangi hingga sembuh.
  8. Saga untuk mengobati Panas Dalam
    Caranya ambil daun saga kira-kira 15 tangkai daun saga kemudian cuci daun saga hingga bersih selanjutnya rebuslah daun saga dengan menggunakan air 2 gelas hingga mendidih sisakan air rebusan daun saga ½ gelas dinginkan dan saring minumlah rebusan daun saga satu kali sehari.
  9. Saga untuk mengobati Obat Batuk Kering
    Caranya ambil daun saga secukupnya cuci hingga bersih tambahkan daun asam,kayu manis selanjutnya rebus daun saga dengan 2 gelas air hingga mendidih sisakan ½ gelas kemudian dinginkan dan saring rebusan daun saga minumlah sehari 2 kali dengan komposisi ½ gelas.
  10. Saga untuk mengobati Bronkitis
    Caranya ambil daun saga kira-kira 15 lembar yang masih segar atau baru saja metik dari pohonnya cuci hingga bersih selanjutnya daun saga yang sudah di persiapkan rebus dengan 2 gelas air hingga mendidih sisakan 1 gelas setelah dingin kemudian anda saring dan minumlah satu hari satu kali..

D. KLASIFIKASI ILMIAH TANAMAN SAGA

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel klasifikasi Saga

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Rosidae
Ordo (Bangsa): Fabales
Familia (Suku): Fabaceae (suku polong-polongan)
Genus (Marga): Abrus
Species (Jenis): Abrus precatorius L.

NAMA-NAMA LAIN TANAMAN SAGA
Nama Latin/Nama Ilmiah Saga : Abrus Frutex Rumph; Abrus Precatorius L.
Indonesia: Saga (Indonesia), Saga telik/manis (Jawa), Thaga (Aceh); Saga areuy, saga leutik (Sunda), Walipopo (Gorontalo); Piling-piling (Bali), Seugeu (Gayo), Ailalu pacar (Ambon); Saga buncik, Saga ketek (Minangkabau), Kaca (Bugis).
Inggris: Rosary pea, black-eyed susan, crab’s eyes, indian licorice
Melayu: Kenderi
Cina: xiang si zi

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat Saga yang meliputi Ciri-ciri Saga, Klasifikasi Saga, kandungan zat atau nutrisi Saga serta khasiat dan manfaat Saga sebagai tanaman obat.

Kata Kunci Pencarian :

daun saga | pohon saga | nama lain daun saga | biji saga | daun saga dalam bahasa jawa | gambar daun saga | tanaman saga | buah saga | manfaat daun saga | manfaat biji saga |

5 pemikiran pada “Saga – Ciri-Ciri Tanaman Saga, Serta Khasiat dan Manfaatnya”

  1. Sunguh merupakan suatu informasi yg berguna, kita jd nya bisa lebih tau khasiat dari tanaman yg tumbuh di sekitar kita.

  2. Saya ingin tahu cara pembibitan saga dong
    Apa benar biji saga tidak bisa dijadikan bibit tanam ..moho?info lengkap dan cara bibitnya

  3. Kenapa beracun dan mematikan… Sedangkan kami waktu kecil sering memakan biji saga ini… Dan tdk apa2 apa mungkin ada jenis2 tertentu

  4. Beracun karena bijinya mengandung sianida, sama seperti biji apel….namun kandungan sianida ini masih bs ditoleransi tubuh manusia, namun jika dimakan burung bisa mati seketika…makanya klo memberi apel untuk makanan burung lovebird maupun kenari harus dibuang bijinya.

Tinggalkan komentar