Tanaman A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Seledri

Seledri merupakan tanaman obat berdaun hijau yang umumnya digunakan sebagai sayuran atau sebagai bumbu masakan.
Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa, dari daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan.
Sementara di Indonesia, tumbuhan ini diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap.

gambar tanaman seledri

Seledri mempunyai nama latin : (Apium graveolens L.), Ada tiga kelompok seledri yang dibudidayakan:

Loading...
  • Seledri daun atau seledri iris (A. graveolens Kelompok secalinum) yang biasa diambil daunnya dan banyak dipakai di masakan Indonesia.
  • Seledri tangkai (A. graveolens Kelompok dulce) yang tangkai daunnya membesar dan beraroma segar, biasanya dipakai sebagai komponen salad.
  • Seledri umbi (A. graveolens Kelompok rapaceum), yang membentuk umbi di permukaan tanah; biasanya digunakan dalam sup, dibuat semur, atau schnitzel. Umbi ini kaya provitamin A dan K.

gambar daun seledri

Daun seledri telah digunakan dalam pengobatan herbal untuk mengobati: Nyeri sendi, Rematik, Asam urat, Menurunkan kadar kolesterol tubuh sehingga baik untuk kesehatan jantung, Menekan proses peradangan, Melindungi lapisan lambung dan menekan produksi asam lambung, Pengusir nyamuk dan pembunuh larva.

A. CIRI-CIRI TANAMAN SELEDRI

BATANG
Seledri adalah terna kecil, kurang dari 1m tingginya, Batangnya biasanya sangat bantet. Pada kelompok budidaya tertentu membesar membentuk umbi, yang juga dapat dimakan.
DAUN
Daun tersusun gemuk dengan tangkai pendek. Tangkai ini pada kultivar tertentu dapat sangat besar dan dijual sebagai sayuran terpisah dari emaknya.
BUNGA
Bunganya tersusun majemuk berkarang. Buahnya kecil-kecil berwarna coklat gelap.

B. KANDUNGAN ZAT TANAMAN SELEDRI

Nutrisi penting yang terdapat dalam seledri antara lain : Minyak atsiri dengan aromanya yang khas, Kandungan utamanya adalah butilftalida dan butilidftalida sebagai pembawa aroma utama.

Terdapat juga sejumlah flavonoid seperti graveobiosid A (1-2%)dan B (0,1 – 0,7%), serta senyawa golongan fenol. Komponen lainnya apiin, isokuersitrin, furanokumarin, serta isoimperatorin.

Kandungan asam lemak utama dalah asam petroselin (40-60%). Daun dan tangkai daun mengandung steroid seperti stigmasterol dan sitosterol.

Menurut penelitian, daun seledri memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Antioksidan merupakan suatu zat yang berfungsi mengurangi kerusakan sel tubuh akibat proses oksidasi dan radikal bebas.

C. KHASIAT DAN MANFAAT SELEDRI

Seledri (terutama buahnya) sebagai bahan obat telah disebut-sebut oleh Dioskurides serta Theoprastus dari masa Yunani Klasik dan Romawi sebagai “penyejuk perut”. Veleslavin (1596) memperingatkan agar tidak mengonsumsi seledri terlalu banyak karena dapat mengurangi air susu.

Seledri disebut-sebut sebagai sayuran anti-hipertensi. Fungsi lainnya adalah sebagai peluruh (diuretika), anti reumatik serta pembangkit nafsu makan (karminativa). Umbinya memliki khasiat yang mirip dengan daun tetapi digunakan sebagai afrodisiaka (pembangkit gairah seksual).
gambar manfaat sayuran seledri

Selengkapnya, berikut ini adalah manfaat tanaman seledri sebagai tanaman obat :

loading...
  • Untuk Meredakan nyeri haid
    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi produk yang mengandung biji seledri dengan campuran beberapa bahan lain, bisa mengurangi intensitas dan lamanya rasa nyeri yang dirasakan saat haid.
  • Melancarkan pencernaan
    Kandungan polisakarida berbasis pektin dalam daun seledri bisa membantu melancarkan pencernaan, mencegah penyakit maag, memperbaiki lapisan lambung yang rusak dan menjaga kesehatan saluran pencernaan.
  • Menurunkan tekanan darah
    Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak seledri diyakini bisa membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Bahan ini dapat diolah dalam bentuk jus, hingga suplemen.
  • Mencegah kanker
    Ekstrak daun seledri juga sering dimanfaatkan sebagai obat antikanker. Dalam suatu penelitian, ekstrak daun seledri menunjukkan potensi untuk menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker di sekitar perut.
  • Dapat Mengusir nyamuk
    Efektivitas seledri dengan campuran bahan antinyamuk lainnya, cukup tinggi dalam mengusir nyamuk.
    Menurut penelitian, gel pengusir nyamuk dengan kandungan ekstrak seledri mampu bertahan lebih dari 4 jam.

Selain beberapa manfaat di atas, seledri juga diduga dapat membantu mengatasi sakit kepala, tidak nafsu makan, kelelahan, dan melancarkan buang air besar. Seledri juga diyakini dapat membuat tubuh lebih rileks dan tidur lebih nyenyak, karena kemampuannya sebagai pelemas atau relaksan otot.

Meski memiliki banyak manfaat, Anda tetap perlu berhati-hati jika hendak mengonsumsi suplemen ekstrak seledri, terutama bila sedang hamil, menyusui, memiliki riwayat alergi terhadap bahan ini, menderita kelainan darah, gangguan ginjal, atau tekanan darah rendah.

D. KLASIFIKASI ILMIAH TANAMAN SELEDRI

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel KLASIFIKASI SELEDRI

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae – Plants
Subkingdom: Tracheobionta – Vascular plants
Super divisi: Spermatophyta – Seed plants
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta – Flowering plants
Classis (Kelas): Magnoliopsida – Dicotyledons
Sub Kelas : Rosidae
Ordo (Bangsa): Apiales
Familia (Suku): Apiaceae ⁄ Umbelliferae – Carrot family
Genus (Marga): Apium L. – celery
Species (Jenis): Apium graveolens L. – wild celery

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat SELEDRI yang telah kami rangkum terkait kandungan zat atau nutrisi, klasifikasi tanaman, serta khasiat dan manfaatnya sebagai tanaman obat.

Ref
Kooti, W., & Daraei, N. NCBI (2017). A Review of the Antioxidant Activity of Celery (Apium graveolens L). Journal of evidence-based complementary & alternative medicine, 22(4), 1029-1034.
Timmons, J. Healthline (2016). 5 Healthy Benefits of Adding Celery to Your Diet.
Wong, C. Very Well Health (2018). The Health Benefits of Celery Seed.
Web MD. Vitamins & supplements. Celery.
Skidmore-Roth, Linda. Mosby’s Handbook Of Herbs & Natural Supplements. St. Louis, MO: Mosby, 2001. Print version. page 154
wikipedia.org/wiki/Seledri
drugs.com/npp/celery.html. Assessed date 27/11/2015
pfaf.org/user/plant.aspx?LatinName=Apium+graveolens accessed date 14/02/2018

Seledri Ahli Pengobatan 12 Jan 2019. Seledri

Seledri merupakan tanaman obat berdaun hijau yang umumnya digunakan sebagai sayuran atau sebagai bumbu masakan. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa, dari daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan. Sementara di Indonesia, tumbuhan ini diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Seledri mempunyai nama latin : (Apium […]

4.9

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



Semua informasi yang ada dalam situs tanobat.com ditujukan hanya untuk pengetahuan semata. Informasi yang ada dalam situs ini berasal dari berbagai sumber dan kami tidak menjamin kebenaran dan atau kevalidan data dari setiap informasi yang ada. Tanobat.com tidak bertanggung jawab atas segala risiko baik langsung maupun tidak langsung yang timbul sebagai akibat dari penggunaan Informasi dalam situs ini.