Som Jawa

loading...

DESKRIPSI
Tanaman Som Jawa adalah spesies tumbuhan berbunga, orang biasa menyebutnya dengan ginseng jawa, tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai tanaman obat penambah stamina dan juga sebagai tanaman hias karena bunganya yang indah.

Disebut dengan nama ginseng jawa karena bentuk akarnya mirip dengan ginseng dan banyak dijumpai di daerah jawa.
Ada gingseng korea (Panax ginseng), ginseng cina, ginseng jepang, ginseng Amerika, ginseng Himalaya, ginseng Siberia, ginseng padang pasir dan ada ginseng indonesia yaitu Som Jawa.
gambar som jawa talinum panaticum

Ginseng jawa memiliki nama ilmiah “Talinum paniculatum, Gaertn”. Para ahli biasa menyebutnya dengan som Jawa. Bersama kolesom (Talinum triangulare, Wild), som jawa dan kolesom sama-sama dikenal sebagai ginseng jawa.
Pengolahan gingseng jawa paling mudah cukup dilakukan dengan cara mengukus atau merebusnya.

Som Jawa tumbuh pada dataran rendah hingga ketinggian tempat 1.250 m diatas permukaan laut. Dengan curah hujan 2.000 – 4.000 mm/tahun. Jenis tanah yang disukai adalah tanah liat berpasir dan gembur yang banyak mengandung humus atau kandungan bahan organik tinggi. Dapat tumbuh baik dengan intensitas cahaya tidak kurang 75 %.

Perkembangbiakan atau perbanyakan tanaman som jawa dapat dilakukan dengan vegetatif (stek batang) dan Generatif (Benih)
Penanaman tanaman dapat dilakukan dengan jarak tanam 50 x 40 cm. Daun Som Jawa dapat dipanen mulai umur 3 bulan sampai 6 bulan. Sedangkan pemanfaatan akar som jawa dilakukan setelah umur 7 bulan hingga 1 tahun lebih.

A. CIRI-CIRI TANAMAN

BATANG
Batangnya bulat, halus, jarang berkayu, dan berwarna hijau coklat. Umumnya banyak mengandung sel-sel lendir pada batang dan daun. Tanaman biasanya mempunyai ketinggian rata-rata sekitar 20 – 40 cm, meski terkadang mencapai hingga 1 meter.
DAUN
Daun berwarna hijau terang, Daunnya saling berhadapan dan bersilangan dengan tangkai berwarna merah kecoklatan yang tidak terlalu panjang.
Bagian pinggir daun terdapat tulang yang menyirip. Bagian ujung daun runcing dengan panjang sekitar 3-10 cm dan lebarnya 1,5-5 cm.
BUNGA
Bunganya berwarna pink keunguan, bentuknya kecil berkelopak 4 dengan warna.
BUAH
Buahnya akecil banget, berwarna merah maroon
AKAR
Akarnya berukuran lebih kecil dari jenis ginseng pada umumnya, yaitu sebesar ibu jari orang dewasa.

B. KANDUNGAN ZAT

Dikutip dari Syamsuhidayat dan Hutapea (1991), Secara umum, kandungan kimia dari akar tanaman Talinum paniculatum, Gaertn. itu antara lain adalah saponin, flavonoid, dan tannin.

Suatu penelitian mengungkap bahwa secara farmakologis akar tanaman juga mengandung senyawa-senyawa kimia yang bersifat androgenik.
Salah satu senyawa androgenik yang berhasil diidentifikasi dari akar som jawa adalah stigmast 5-en-3-01 atau disebut juga senyawa Ij-sitosterol yang termasuk dalam golongan senyawa sterol tumbuhan (fitosterol). Senyawa sterol merupakan turunan dari senyawa steroid.

Dalam daun ditemukan kadar C dan sejumlah jenis vitamin B yang cukup tinggi, juga ditemukan kadar betakaroten.
Pada daunnya terdapat kemampuan anti bakteri, anti inflamasi dan afrodisiak.
khasiat dan manfaa som jawa

C. KHASIAT DAN MANFAAT

Akarnya dapat digunakan sebagai tonikum, aphrodisiac/obat kuat, batuk-batuk, radang paru-paru, diare, haid tidak teratur, keputihan dan dapat memperbanyak ASI.
Sedangkan daun segarnya dapat dipergunakan sebagai lalapan, sayur tumis, memperlancar ASI, untuk obat bisul dan pembengkakan (anti radang).

CARA MERAMU SOM JAWA

  • Membuatnya menjadi teh.
    Caranya yaitu : Ambillah beberapa daun som Jawa, lalu dikeringkan. Setelah itu tumbuk daun yang sudah kering hingga menjadi bubuk teh.
  • Menjadikan olahan masakan seperti tumis atau sayuran berkuah.
  • Merebusnya dan mengambil air rebusannya untuk diminum.

Ketiga cara tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan kesehatan dalam, sedangkan jika digunakan sebagai obat luar maka caranya yaitu dengan menumbuknya dan menempelkan daun pada bagian yang sakit.

morfologi som jawa

D. KLASIFIKASI ILMIAH

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel Klasifikasi SOM JAWA

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae – Plants
Subkingdom: Tracheobionta – Vascular plants
Super divisi: Spermatophyta – Seed plants
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta – Flowering plants
Classis (Kelas): Magnoliopsida – Dicotyledons
Sub Kelas : Caryophyllidae
Ordo (Bangsa): Caryophyllales
Familia (Suku): Portulacaceae – Purslane family
Genus (Marga): Talinum Adans. – fameflower
Species (Jenis): Talinum paniculatum (Jacq.) Gaertn. – jewels of Opar

NAMA LAIN TANAMAN SOM JAWA
Gelang porslen’
Ulam raja (Melayu)
pelampong (Malaysia)

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat SOM JAWA yang telah kami rangkum terkait kandungan zat atau nutrisi, klasifikasi tanaman, serta khasiat dan manfaatnya sebagai tanaman obat.

Kata Kunci Pencarian :

morfologi talinum paniculatum |

Tinggalkan komentar