Tanjung

Loading...

Tanjung adalah tanaman pohon yang biasanya ditanam untuk dijadikan tempah peneduh, ukurannya yang besar dan rindang inilah yang membuat tanaman ini dijadikan sebagai tempat berteduh. Luas keteduhan yang dapat dinaungi bisa mencapai 125 meter persegi tergantung usia pohon.
pohon tanjung besar peneduh jalan

Walaupun kemampuan pohon tanjung dalam menyerap unsur pencemar timbal (Pb) relatif rendah, namun pohon ini tidak mudah rusak oleh pencemaran udara. Tanjung juga baik untuk meredam suara dan debu. pohon dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 15 meter.

Tanaman Tanjung kemungkinan berasal dari India, Srilanka dan Burma, dan telah masuk ke Indonesia sejak berabad-abad yang lalu, Pohon tanjung mempunyai nama ilmiah Mimusops elengi, biasa ditanam di taman-taman dan pinggir jalan. Bunganya harum dan mudah rontok, Bunga-bunga yang rontok ini kerap dikumpulkan orang di pagi hari untuk mengharumkan pakaian, ruangan atau juga untuk hiasan.
bunga buah biji tanjung

Pohon Tanjung bisa tumbuh didaerah yang beriklim tropis. Tanaman tanjung ini kurang cocok tumbuh di tempat sub-tropis karena iklimnya tidak sesuai dengan pertumbuhan daun tanaman tanjung ini untuk berkembang biak.

Selain kayunya yang bermanfaat, seluruh bagian tanaman Tanjung, seperti akar, kulit, daun dan bunganya, memiliki dimanfaatkan dalam bidang pengobatan.

A. CIRI-CIRI TANAMAN TANJUNG

BATANG
Kayu teras tanjung coklat tua, sedangkan kayu gubalnya berwarna lebih muda dengan batas-batas yang jelas. Teksturnya halus dan merata, dengan arah serat lurus, agak bergelombang atau sedikit berpadu. Berat jenis kayu berkisar antara 0,92–1,12 (rata-rata 1,00).

DAUN
Memiliki daun-daun tunggal, tersebar dan bertangkai panjang, daun yang termuda berambut coklat dan segera gugur. Helaian daun berbentuk bulat telur hingga lonjong dengan panjang 9 –16 cm, bertepi rata namun menggelombang.

BUNGA
Bunganya berwarna putih kekuning-kuningan, mengeluarkan wangi semerbak pada saat musim berbunga.
Bunga berkelamin dua, sendiri atau berdua menggantung di ketiak daun, berbilangan-8,Kelopak dalam dua karangan, bertaju empat-empat; mahkota dengan tabung lebar dan pendek, dalam dua karangan, 8 dan 16, yang terakhir adalah alat tambahan serupa mahkota, putih kekuning-kuningan. Benang sari 8, berseling dengan staminodia yang ujungnya bergigi.

BUAH dan BIJI
Saat masih muda, buah Tanjung berwarna hijau dan jika sudah masak akan berwarna kuning kemerahan. Rasanya manis dan agak sepat.
Buah seperti buah buni, berdaging, berbentuk gelendong, bulat telur panjang seperti peluru, 2–3 cm.
Bijinya kebanyakan 1, gepeng, keras mengilat, coklat kehitaman.
buah tanjung

KAYU POHON TANJUNG
Kayu tanjung tergolong mudah untuk dimanfaatkan dengan hasil yang amat baik, dapat diserut, dibor, dilubangi persegi, dan diamplas dengan hasil yang sangat baik, serta dibentuk dan dibubut dengan sangat baik, sehingga bisa dimanfaatkan untuk ukiran patung, dan produk mebel.
Kayunya yang juga dikenal awet, keras, kuat,dan berat cocok untuk konstruksi yang memerlukan kekuatan, seperti jembatan, bantalan rel kereta api, perahu, kapal laut, serta untuk tiang rumah.

Keawetan kayu tanjung termasuk dalam kelas kuat I-II, daya tahannya terhadap jamur pelapuk kayu termasuk kelas II, sementara terhadap rayap kayu kering termasuk kelas IV (tidak awet).
klasifikasi kayu pohon tanjung

Sayangnya, kayu tanjung tidak mudah dikeringkan dengan hasil baik. Kayu ini cenderung melengkung, pecah ujung dan retak-retak permukaannya apabila dikeringkan, Walaupun relatif mudah dikupas, akan tetapi venir (lembaran tipis bahan kayu lapis) yang dihasilkan cenderung menggelombang. Pengeringan alami harus dilakukan dengan hati-hati dan dalam waktu lama; pengeringan papan setebal 3 cm (dari kadar air 39% hingga 15%) membutuhkan waktu sekitar 63 hari.

loading...

B. KANDUNGAN ZAT TANAMAN TANJUNG

Nutrisi penting yang terdapat dalam tanaman TANJUNG antara lain : Kulit akarnya mengandung banyak tanin dan sedikit alkaloid yang tidak beracun. Minyak yang diekstrak dari biji tumbuhan ini mengandung beberapa asam lemak.
Flavonoid dalam daun bermanfaat terhadap aktivitas antimikroba, antibakteria, antifungi dan antioksidan.
manfaat tanaman tanjung

C. KHASIAT DAN MANFAAT TAMANAN TANJUNG

  • Obat sakit gigi dan napas bau : Air rebusan kulit pohon Tanjung berkhasiat untuk mengatasi sakit gigi dan menghilangkan nafas berbau. Caranya : air rebusan tersebut dijadikan obat kumur selama minimal empat hari berturut-turut.
  • Mencuci Luka : Air rebusan tersebut juga berguna untuk mencuci luka.
  • Obat Diare dan Demam : Air rebusan pepagan kulit batangnya digunakan sebagai obat penguat dan obat demam. Rebusan pepagan beserta bunganya juga digunakan untuk meringankan diare yang disertai demam.
  • Obat Sakit Kepala : Daun Tanjung yang segar dapat digunakan sebagai tapal obat sakit kepala dengan cara digerus halus.
  • Obat Sariawan : Daun Tanjung bisa dirajang sebagaimana tembakau lalu dicampur sedikit serutan kayu secang dan dilinting dengan daun pisang tua. Ramuan ini kemudian dihisap seperti rokok
  • Mengobati Sakit Tenggorokan : Akarnya yang dicampur dengan cuka dapat digunakan untuk mengobati sakit tenggorokan.
  • Pengharum Ruangan : Bunga Tanjung yang harum dapat dimanfaatkan untuk mengharumkan pakaian atau ruangan, caranya dengan meletakan segenggam bunga tanjung di dalam ruangan atau untuk hiasan juga boleh
  • Sebagai Aroma terapi : ambil segenggam bunga Tanjung lalu rebus dalam 4 liter air hingga mendidih. Lalu campur dengan air dingin hingga suhunya suam-suam kuku. Campuran tersebut digunakan untuk mandi, maka tubuh Anda akan wangi dan kehangatannya akan membuat pikiran terasa nyaman.
  • Pewangi Rambut : Untuk mewangikan rambut, rendam bunga tanjung di dalam minyak kelapa lalu dilumurkan ke rambut.

D. KLASIFIKASI ILMIAH TANAMAN TANJUNG

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel KLASIFIKASI TANAMAN TANJUNG

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae – Plants
Subkingdom: Tracheobionta – Vascular plants
Super divisi: Spermatophyta – Seed plants
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta – Flowering plants
Classis (Kelas): Magnoliopsida – Dicotyledons
Sub Kelas : Dilleniidae
Ordo (Bangsa): Ebenales
Familia (Suku): Sapotaceae – Sapodilla family
Genus (Marga): Mimusops L. – mimusops
Species (Jenis): Mimusops elengi L. – Spanish cherry

NAMA-NAMA LAIN TANAMAN TANJUNG
Nama Daerah : Tanjong (Bugis Makasar.), tanju (Bima.), angkatan, wilaja (Bali.), keupula cangè (Aceh), dan kahekis, karikis, kariskis, rekes (aneka bahasa di Sulut)

Nama Internasional : Affengesict (Jerman), karanicum (Prancis), kaya (Burma), bakulapuspa (Nepal), enengi (Malaysia), sa koun, pji koun (Laos).
Dalam bahasa Inggris, tumbuhan ini disebut bullet wood, indian medlar, spanish cherry.

Tinggalkan komentar