Tapak Dara – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading...

A. CIRI-CIRI TAPAK DARA

Tumbuhan ini menyukai tempat-tempat yang terbuka, tapi tak menutup kemungkinan bisa tumbuh di tempat yang agak terlindung pula. Habitus perdu tumbuh menyamping, Tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 meter. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau, tersusun menyirip berselingan. Panjang daun sekitar 2-6 cm, lebar 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek. Batang dan daunnya mengandung lateks berwarna putih.

Bunga Tapak Dara

Gambar Bunga Tapak Dara

Bunganya aksial (muncul dari ketiak daun). Kelopak bunga kecil, berbentuk paku. Mahkota bunga berbentuk terompet, ujungnya melebar, berwarna putih, biru, merah jambu atau ungu tergantung kultivarnya. Buahnya berbentuk gilig (silinder), ujung lancip, berambut, panjang sekitar 1,5 – 2,5 cm, dan memiliki banyak biji.

khasiat dan manfaat tapak dara

Gambar Tanaman Tapak Dara

Tumbuhan semak menahun ini bisa tumbuh mulai dari dataran rendah hingga ketinggian 1800 m di atas permukaan laut. Tapak dara bisa tumbuh di berbagai iklim, baik di tempat terbuka maupun tertutup. Tumbuhan ini bisa diperbanyak dengan biji, stek batang, atau akar.

Tapak dara sering juga dinamakan kembang serdadu, tapak doro, kembang sari cina, paku rune, kembang tembaga, tai lantuan, rutu-rutu, rumput jalang, sindapor, kemuting cina, pokok rumput jalang, pokok ros pantai. Tanaman ini bersifat sedikit sejuk, pahit, dan toksik.

B. KANDUNGAN ZAT TAPAK DARA

Pada akar, batang, daun, dan biji bunga tapak darah ditemukan lebih dari 70 macam alkaloid. Komponen antikanker yang dikandungnya yaitu alkaloid seperti vinblastine (VLB), vincristine (VCR), leurosine (LR), vincadioline, leurodisine, dan catharanthine. Alkaloid yang berefek menurunkan kadar gula, antara lain leurosine, catharanthine, lochnerine, tetrahydroalstonine, vindoline, dan vindolinine.

Bunga dan daunnya berpotensi menjadi sumber obat untuk leukemia dan penyakit Hodgkin. Kandungan bahan kimianya adalah vincristine, vinblastine, reserpine, ajmalicine, dan serpentine.

Kandungan lainnya adalah catharanthine, leurosine, norharman, lochnerine, tetrahydroalstonine, vindoline, vindolinine, akuammine, vincamine, vinleurosin, dan vinrosidin. Berbagai alkaloid ini beracun.

C. KHASIAT DAN MANFAAT TAPAK DARA

Tapak dara bisa dimanfaatkan untuk obat kencing manis (diabetes mellitus), buang air kecil sakit dan sedikit, batu ginjal, pendarahan akibat penurunan trombosit, hipertensi, kanker payudara, radang hati, bronkhitis, asma, batuk, gondongan, demam, malaria, kurang darah, bisul, luka bakar, bengkak, disentri, sariawan, sembelit, haid tidak teratur, dan lain-lain.

BEBERAPA RESEP OBAT TRADISIONAL DAUN TAPAK DARA
Berikut ini adalah beberapa ramuan obat menggunakan tanaman tapak dara

  1. Diabetes mellitus (kencing manis/sakit gula)
    Rebus 3 lembar daun tapak dara, 15 kuntum bunga tapak dara dengan 4 gelas air sampai mendidih sampai tersisa 1,5 gelas. Diminum pagi dan sore setelah makan.
  2. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
    Seduh 7 lembar daun atau bunga tapak dara dengan 1 gelas air dan diamkan beberapa saat kemudian disaring. Diminum menjelang tidur.
  3. Asma dan Bronkhitis
    Rebus 1 potong bonggol akar tapak dara dengan 5 gelas air. Kemudian diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
  4. Leukimia
    Rebus 20-25 gram daun tapak dara kering, adas pulawaras dengan 1 liter air dan disaring. Kemudian diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
  5. Radang Perut dan Disentri
    Rebus 15 – 30 gram daun tapak dara kering dengan 3 gelas air sampai mendidih. Kemudian diminum pagi dan sore, dapat ditambah dengan gula kelapa.
  6. Kurang darah
    Rendam 4 putik bunga tapak dara putih dengan 1 gelas air, biarkan semalam, ditaruh di luar rumah semalam. Kemudian diminum pagi hari dan lakukan secara teratur.
  7. Demam
    Rebus 1 genggam (12 -20 gram) daun tapak dara, 3 potong batang dan akar tapak dara dengan 4 gelas air sampai mendidih sampai tersisa 1,5 gelas. Tambahkan gula kelapa, kemudian diminum pagi dan sore.
  8. Tangan gemetar
    Seduh 4 – 7 lembar daun tapak dara dengan 1 gelas air panas kemudian disaring. Diminum seperti biasa.
  9. Gondong, bengkak, bisul dan borok
    Tumbuk halus 1 genggam daun tapak dara. Kemudian tempelkan pada bagian yang sakit atau luka.
  10. Luka baru
    Kunyah sampai lembut 2 – 5 lembar daun tapak dara. Kemudian tempelkan pada luka baru.
  11. Luka bakar
    Beberapa daun tapak dara, 0,5 genggam beras direndam dengan air, kemudian ditumbuk bersama-sama sampai halus.
  12. Mengatasi kanker payudara.
    6 sampai 15 gram tapak dara kering direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya.
  13. Mengatasi kanker rahim
    15 gram bunga tapak dara, 30 gram rumput lidah ular, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc dan diminum airnya.
  14. Mengatasi hipertensi.
    15 gram daun atau bunga tapak dara direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya menjelang tidur.
  15. Mengatasi batu ginjal.
    30 gram daun tapak dara, 30 gram daun keji beling, 15 gram daun tempuyung, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Kemudian, disaring dan diminum dua kali sehari.

D. KLASIFIKASI ILMIAH TAPAK DARA

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut adalah tabel klasifikasi tapak dara :

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Asteridae
Ordo (Bangsa): Gentianales
Familia (Suku): Apocynaceae
Genus (Marga): Catharanthus
Species (Jenis): Catharanthus roseus (L.) G. Don

NAMA LAIN TANAMAN TAPAK DARA
Sinonim : Vinca rosea, Linn. , Lochnera rosea, Reich. , Ammoallis rosea, Small.
Nama Latin (Binomial): Catharanthus roseus (L.)
Indonesia: Tapak dara, rutu-rutu, kembang serdadu
Inggris: Madagascar periwinkle, rose periwinkle
Melayu: kemunting cina
Vietnam: hoa hai dang
Pilipina: Tsitsirika
Cina: chang chun hua

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat Tapak Dara yang meliputi ciri-ciri Tapak Dara, klasifikasi Tapak Dara, kandungan zat atau nutrisi Tapak Dara serta khasiat dan manfaat Tapak Dara sebagai tanaman obat

loading...

Kata Kunci Pencarian :

bunga tapak dara | tapak dara | daun tapak dara | ciri ciri tapak dara | Bunga Tapak Darah | akar tapak dara | bunga geranium/tapak dara | ciri ciri bunga tapak dara | gambar tapak dara | gambar daun tapak dara |
Tapak Dara – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaatnya Ahli Pengobatan 04 Des 2014. Tapak Dara – Ciri-Ciri Tanaman, Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading… A. CIRI-CIRI TAPAK DARA Tumbuhan ini menyukai tempat-tempat yang terbuka, tapi tak menutup kemungkinan bisa tumbuh di tempat yang agak terlindung pula. Habitus perdu tumbuh menyamping, Tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 meter. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau, tersusun menyirip berselingan. Panjang daun sekitar 2-6 cm, lebar 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek. […]

4.9 Ahli Pengobatan
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...