Waru Landak – Ciri Tanaman Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading...

DESKRIPSI TANAMAN WARU LANDAK
Waru landak (Nama ilmiah : Hibiscus mutabilis) adalah tumbuhan yang berbunga sepanjang tahun, dan kini ditemukan liar dan ada yang dibudidayakan sebagai tanaman hias. tumbuhan ini biasa ditemukan di taman, di halaman rumah sebagai tanaman pagar, dan/atau tumbuh liar di hutan-hutan.
Budidaya waru landak dapat dilakukan dengan cara cangkok dan setek
Waru landak tumbuh dengan tinggi sekitar 2-5 m yang dilapisi dengan rambut halus, Lendir dari daun-daunnya dipakai oleh penduduk untuk melunakkan dan mematangkan bisul yang keras.
Menurut catatan ilmiah, rasa waru landak agak pedas, sifatnya sejuk, masuk meridian paru-paru dan hati.
gambar bunga waru landak

A. CIRI-CIRI TANAMAN WARU LANDAK

BATANG
Perdu tegak dengan tinggi 2–5 m, dengan beberapa percabangan, dan berambut halus.
DAUN
Daun Waru Landak bertangkai panjang, dan berwarna hijau kusam,ujung runcing dan tepi bergerigi, pangkalnya berlekuk.
panjang tangkai daun kurang lebih 5–8 cm, letak daun saling berseling. Helaian daunnya besar, bercangap dan menjari 3-5 buah, Panjang daun 10-20 cm dan lebarnya 9-22 cm, kedua permukaan dilapisi oleh bulu-bulu halus dan tunggal.
Bila daun-daun ini diremas di dlaam air, airnya bisa mengental.
BUNGA
Bunga waru landak berukuran besar, diameter 7–10 cm, dan keluar dari daun yang berkumpul di ujung tangkai. Bunga waru landak terletak pula d ranting bagian atas.
Pada pagi hari, bunganya berwarna putih agak kekuningan, dan pada sore hari menjelang layu warnanya berubah menjadi merah.
Panjang Kelopak bunga 3–4 cm, bercangap 5, dan berbentuk oval. Mahkota bunga diameter 10–12 cm, Benang sarinya panjang, berwarna kuning, dan pendek-pendek ukurannya.
Panjang tangkai bunga 8–10 cm, daun tangkai 10, lurus, seperti bintang dan berbulu dengan panjang 1,5-2,5 cm. Tangkai-tangkai ini membentuk pembuluh yang kuat dan tersembul di kepala-kepala putiknya.
BUAH dan BIJI
Buahnya bulat dan panjangnya 2-5 cm, dipenuhi rambut kasar dan bijinya berlekuk.Bijinya bulat, berbulu, dengan panjang bulu 2–4 mm.
gambar pohon waru landak

B. KANDUNGAN ZAT TANAMAN WARU LANDAK

Pada bunga waru landak terdapat senyawa aktif anthocyanin, cyanidin 3,5-diglucoside, cyanidin 3-rutinoside-5-glucoside, hyperin, hyperoside, isoquercitrin, quercetin-4-glucoside, quercimeritrin, rutin, spiraesside.
Sedangkan pada daun waru landak terdapat senyawa aktif yaitu asam amino, fenol, gula tereduksi dan tanin.

Waru landak mempunyai sifat kimiawi dengan rasa agak pedas dan sejuk yang berfungsi sebagai antibiotik, anti radang, membersihkan darah, menghilangkan bengkak, melancarkan pengeluaran nanah, dan mengehentikan perdarahan (hemostatik).

C. KHASIAT DAN MANFAAT WARU LANDAK

Adapun yang digunakan dari waru landak adalah bunga, daun, dan akarnya.
Bunga dan akar dikeringkan, smeentara daun bisa digunakan dalam keadaan segar, Bisa pula digunakan setelah dikeringkan dengan menjemurnya dibawah pelindung dan giling menjadi bubuk.
Bunga waru landak bisa digunakan untuk mengobati kanker lambung, paru-paru, kulit, dll

Untuk Pemakaian luar, waru landak digunakan untuk mengobati bisul, radang kulit bernanah, radang payudara (mastitis), radang saluran dan kelenjar limfe (lyphadenitis), luka tersiram air panas/terbakar, gigitan ular, dan luka terpukul/memar.
Untuk pemakaian luar dapat dilakukan dengan cara :
-Menggiling daun dan bunga segar secukupnya lalu ditempelkan ke tempat yang sakit
-Menumbuk akar herba sampai hancur kemudian dibubuhkan ke tempat yang sakit.

download lagu dangdut

Ramuan Obat Menggunakan Tanaman Waru Landak:

  • Muntah darah, darah haid berlebihan, bisul, dan abses paru
    Cara meramu obat : Cuci dengan bersih 27 gram bunga segar, lalu rebus dalam 3 gelas air hingga airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan minum ramuan sekaligus.
  • Bisul dan radang kulit bernanah
    Cara meramu obat : Cucilah dengan bersih daun dan bunga segar, kemudian giling halus. Tambahkan sedikit air sambil diaduk agar menjadi adonan. Balurkan ramuan ke bagian tubuh yang sakit.”
  • Cacar ular yang melingkari badan
    Cara meramu obat : Cucilah dengan bersih daun segar, kemudian keringk – anginkan (jangan dijemur). Giling daun hingga menjadi bubuk. Tambahkan air tajih pada bubuk daun sambil diaduk. Oleskan ramuan pada bagian badan yang sakit.
  • Infeksi paru – paru dan batuk darah
    Cara meramu obat :Cucilah daun kering sebanyak 27 gram atau 100 gram daun segar. Tambahkan 3 gelas air ke dalam badan, lalu rebus hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring air rebusan. Minum ramuan sekaligus sekali sehari.
  • Keputihan
    Cara meramu obat :Cucilah dengan bersih daun kering sebanyak 27 gram atau 100 gram daun segar. Tambahkan 3 gelas air ke dalam bahan, lalu rebus hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring air rebusan. Minum ramuan sekaligus sekali sehari.
  • Mata merah bengkak
    Cara meramu obat :Cucilah dengan bersih daun kering sebanyak 27 gram atau 100 gram saun segar. Tambahkan 3 gelas air ke dalam bahan, lalu rebus hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring air rebusan. Minum ramuan sekaligus sekali sehari.
  • Kanker esofagus, kanker payudara, kanker paru – paru, dan kanker kulit
    Cara meramu obat :Cucilah dengan bersih daun kering sebanyak 27 gram atau 100 gram daun segar. Tambahkan 3 gelas air ke dalam bahan, lalu rebus hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring rebusan. Minum ramuan sekaligus sekali sehari

D. KLASIFIKASI ILMIAH TANAMAN WARU LANDAK

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel KLASIFIKASI WARU LANDAK

Hibiscus

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Dilleniidae
Ordo (Bangsa): Malvales
Familia (Suku): Malvaceae (suku kapas-kapasan)
Genus (Marga):
Species (Jenis): Hibiscus mutabilis L.

NAMA-NAMA LAIN WARU LANDAK
Si buyung, bunga balik cahaya, bunga landak

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat WARU LANDAK yang meliputi Ciri-ciri WARU LANDAK, Klasifikasi WARU LANDAK, kandungan zat atau nutrisi WARU LANDAK serta khasiat dan manfaat WARU LANDAK sebagai tanaman obat.

loading...

Kata Kunci Pencarian :

daun waru landak | Waru landak | gambar daun waru landak | gambar pohon waru | pohon waru | pohon waru landak | ciri ciri daun waru | gambar waru landak | tanaman waru landak | gambar pohon waru landak |
Waru Landak – Ciri Tanaman Serta Khasiat dan Manfaatnya Ahli Pengobatan 18 Apr 2016. Waru Landak – Ciri Tanaman Serta Khasiat dan Manfaatnya

loading… DESKRIPSI TANAMAN WARU LANDAK Waru landak (Nama ilmiah : Hibiscus mutabilis) adalah tumbuhan yang berbunga sepanjang tahun, dan kini ditemukan liar dan ada yang dibudidayakan sebagai tanaman hias. tumbuhan ini biasa ditemukan di taman, di halaman rumah sebagai tanaman pagar, dan/atau tumbuh liar di hutan-hutan. Budidaya waru landak dapat dilakukan dengan cara cangkok dan […]

4.9 Ahli Pengobatan

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...