Anyang-Anyang

Tanaman anyang-anyang adalah tanaman obat yang mempunyai bunga indah dan banyak manfaat, mempunyai nama ilmiah ‘Elaeocarpus Grandiflora J.E.Smith‘ dan nama bahasa inggris yaitu ‘Lily Of The Valley Tree‘.
Tanaman anyang-anyang sendiri (Elaeocarpus) mempunyai kurang lebih 350 jenis species

manfaat tanaman obat anyang-anyang

Tanaman anyang-anyangan merupakan tanaman obat karena mengandung metabolit sekunder yang berfungsi dalam
membantu penyembuhan beberapa penyakit. Kandungan metabolit sekunder yang telah berhasil diisolasi terdiri dari kelompok fenolik, terpenoid dan alkaloid.
Seluruh bagian tanaman anyang-anyang bisa di manfaatkan sebagai obat herbal tradisional :
Buahnya dapat digunakan untuk mengobati : Disentri, Sakit kandung kencing.
Kulit kayu dapat digunakan untuk mengobati : Radang Ginjal, Borok (obat luar).
Daunnya dapat digunakan sebagai obat : Demam, lesu, Mual, dan Sakit Kuning.

Tanaman anyang anyangan banyak dijumpai di lokasi pinggiran air (daerah lembab dan berair)dalam ketinggian dibawah 500 meter diatas permukaan laut. Tanaman anyang anyangan juga dapat tumbuh pada kondisi tanah yang kurang nutrisi dan kondisi cahaya matahari yang tidak terang (tempat teduh). Tanaman anyang-anyang di Indonesia dapat ditemukan di Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan.

Perbanyakan atau perkembangbiakan tanaman anyang-anyang dapat dilakukan dengan setek maupun biji, Anyang-anyang dapat dirawat dengan disiram air yang cukup dan dijaga kelembapan tanahnya , Tumbuhan ini menghendaki tempat yang cukup sinar matahari atau sedikit terlindung.

A. CIRI-CIRI TANAMAN ANYANG-ANYANG

BATANG
Pohon dengan tinggi sekitar 6-25 meter

DAUN
Kecil memanjang seperti dasi, Daun tanaman anyang-anyang berbentuk lanset, bertangkai dan tumbuh berjejal di ujung ranting.
Daun tanaman anyang-anyang ketika muda berwarna hijau sedangkan yang telah tua akan berwarna merah api.

BUNGA
Tandan bunga menggantung dengan jumlah bunga 4-6 bunga, panjang bunga 2-10 cm. Panjang tangkai bunga 3 sampai 4,5 cm. Kelopak bunga tanaman anyang-anyang berwarna merah cerah berambut.
Anyang-anyang memiliki dasar bunga kuning, kemudian oranye.
Mahkota bunga tanaman anyang-anyang berwarna putih, pangkal mahkota bertekstur sisik, ke arah ujung melebar terbagi dalam taju dan memiliki panjang ukuran 2-2,5 cm.
Tonjolan dasar bunga tanaman anyang-anyang berambut halus seperti bulu dan rapat.
Benang sari tanaman anyang-anyang berambut dan kepala putik tidak melebar

BUAH dan BIJI
Bakal buah tanaman anyang-anyang berbentuk telur dan berambut. Buah tanaman anyang-anyang berbentuk bulat lonjong dengan warna hijau dengan ukuran 3 cm. Habitat tanaman anyang-anyang berada di hutan terutama di pinggir air (tempat basah), di ketinggian di bawah 500 m dpl.

gambar tanaman anyang anyang Elaeocarpus-Grandiflora

B. KANDUNGAN ZAT TANAMAN ANYANG-ANYANG

Nutrisi penting yang terdapat dalam tanaman ANYANG-ANYANG antara lain :
Mengutip dari Warintek (2014) tertulis bahwa daun anyang-anyang mengandung saponin, flavonoid, polifenol dan tannin.
Buah mengandung saponin, flavonoid, dan tannin
Kulit batang mengandung saponin, flavonoid,dan polifenol.
Sutarno, et al., (1981) menemukan senyawa golongan alkaloid, tannin galat dan sedikit flavonoid dari ekstrak serbuk biji anyang-anyang.

Deteksi senyawa bioaktif atau metabolit sekunder sulit untuk dilakukan karena tergantung pada sensitifitas dari prosedur analitik yang digunakan Vickery dan Vickery, 1981).

Anyang-anyang memiliki rasa sangat pahit dan bersifat sejuk, beberapa bahan kimia yang terkandung dalam anyang-anyang di antaranya minyak terbang, zat samak, dan ubar merah pada bunga.

Efek farmakologis yang dimiliki oleh anyang-anyang di antaranya penurun panas, antiinflamasi, dan sebagai astringen.

Melalui kajian ilmiah, ekstrak air buah anyang anyangan memiliki potensi sebagai inhibitor protase HIV-1, yaitu enzim yang berperan pada proses pendewasaan virus HTV penyebab AIDS. Buah anyang anyangan pada dosis 250 pg/ml memiliki aktivitas penghambatan protase HIV-1 sebesar 53,9%.
Selain itu, ekstrak etanol daun anyang anyangan memiliki aktivitas antivirus terhadap virus polio dan virus campak.

C. KHASIAT DAN MANFAAT TANAMAN ANYANG-ANYANG

Cara Meramu Obat Dengan Tanaman Anyang Anyang:

loading...
  • Untuk mengobati Penyakit Kandung Kemih, seperti sakit saat buang air seni (kencing)
    Sediakan Buah Anyang-anyang sebanyak 7 biji, buah adas sebanyak 1 gram, pulosari sebanyak setengah ruas jari, dan air sebanyak 110 ml, Semua bahan diseduh atau dibuat infus, Minumlah 100 ml ramuan tersebut sebanyak 2 kali sehari yaitu pada pagi dan sore, Minum selama 7 hari
  • Mengobati Anyang-anyangen (sering Kencing tapi sedikit-sedikit)
    Cuci bersih 2-5 g buah anyang-anyang kering, tumbuk, lalu rebus dengan 1 gelas air sampai tersisa 1/2 gelas. Dinginkan, saring, lalu minum air rebusannya sekaligus secara rutin 1 gelas sehari.
  • Untuk mengobati Demam
    Sediakan kulit kayu atau daun Anyang-anyang sebanyak 4 gram, Tambahkan air sebanyak 110 ml, Semua bahan tadi diseduh atau dibuat infus, Minumlah 100 ml ramuan tersebut sebanyak 2 kali sehari (pagi dan sore), Minumlah selama 4 hari
  • Untuk mengobati lemah dan lesu
    Cara Meramu Obat : Sediakan daun anyang-anyang sebanyak 4 gram, Rimpang Temulawak sebanyak 4 gram, Herba Meniran sebanyak 2 gram, Daun Sembung sebanyak 3 gram, Air 110 ml, Semua bahan diseduh atau dibuat infus, Minumlah 100 ml ramuan tadi sebanyak 2 kali sehari (pagi dan sore), Minumlah selama 14 hari
  • Mengobati Borok dan bisul
    Cara Meramu : Cuci bersih daun muda anyang-anyang secukupnya, tumbuk halus, lalu tempelkan pada kulit yang terkena borok dan bisul.
  • Mengobati Mencret menahun, sakit kepala sebelah, atau migren
    Cuci bersih 250 g kulit batang anyang-anyang lalu rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum air rebusan sekaligus 1 gelas sehari.
  • Mengobati Sariawan
    Cuci bersih 250 g kulit buah anyang-anyang lalu rebus dengan 2 gelas sampai tersisa 1 gelas. Dinginkan lalu gunakan untuk berkumur. Lakukan secara rutin 1 kali sehari.
    Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore. Tiap kali minum 100 ml.Diulangi selama 14 hari.
  • Untuk Penambah Vitalitas
    Cara meramu Obat : Daun Anyang-anyang 4 gram, Daun Sembung 3 gram, Herba Meniran 2 gram, Rimpang Temulawak 4 gram, Air 110 ml, Seduh dengan air panas dan biarkan sampai dingin.
    Cara pemakaian : Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore. Tiap kali minum 100 ml. Lama pengobatan Diulangi selama 14 hari.

klasifikasi tanaman anyang anyang

D. KLASIFIKASI ILMIAH TANAMAN ANYANG-ANYANG

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel KLASIFIKASI ANYANG-ANYANG

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Dilleniidae
Ordo (Bangsa): Malvales
Familia (Suku): Elaeocarpaceae
Genus (Marga): Elaeocarpus
Species (Jenis): Elaeocarpus grandiflora J.E.Smith

NAMA-NAMA LAIN TANAMAN ANYANG-ANYANG
Sunda : Anyang-anyang, Ki Sambit
Sumatera : Anyang-anyang
Jawa : Anyang-anyang, Kemaitan, Maitan, Raja Sor, Rejasa

Synonim
Elaeocarpus bifidus Hook. & Arn.
Elaeocarpus carolinensis Koids.
Elaeocarpus joga Merr.
Elaeocarpus rubidus Kaneh.
Elaeocarpus sphaericus (Gaertn.) K. Schum.

Tinggalkan komentar