Kunyit – Kunir

loading...

Kunyit atau kunir adalah tanaman dalam kelompok jahe-jahean (Zingiberaceae) yang merupakan salah satu rempah-rempah dan tanaman obat yang berasal dari Asia Tenggara, mempunyai nama latin atau nama ilmiah ‘Curcuma Longa‘, nama dalam bahasa inggris yaitu ‘Turmeric

Semua orang Indonesia pastinya sudah pernah mengonsumsi tanaman rimpang ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakan atau bumbu dapur, jamu, dan untuk menjaga kesehatan dan kecantikan.
gambar tanaman kunyit

Kunyit bisa digunakan untuk memberi warna kuning pada masakan, nasi kuning contohnya, atau sebagai pengawet. Produk farmasi dengan bahan utama kunyit, mampu bersaing dengan berbagai obat paten, misalnya untuk peradangan sendi (arthritis-rheumatoid) atau osteo-arthritis berbahan aktif natrium deklofenak, piroksikam, dan fenil butason dengan harga yang tidak murah.

Produk sari kunyit berupa suplemen yang dicampur dengan bahan tambahan Vitamin B1, B2, B6, B12, Vitamin E, Lesitin, Amprotab, Mg-stearat, dan Nepagin sudah sangat berkembang. Tanaman kunyit tumbuh hingga mencapai tinggi 40-100 cm.

Rimpang kunyit yang berumur lebih dari 1 tahun dapat digunakan sebagai obat, diantaranya untuk mendinginkan badan, membersihkan, mempengaruhi bagian perut Khususnya pada lambung, merangsang, melepaskan lebihan gas di usus, menghentikan pendarahan dan mencegah penggumpalan darah.

Kunyit juga digunakan sebagai obat anti gatal, anti septik dan anti kejang serta mengurangi pembengkakan selaput lendir mulut. Kunyit juga digunakan sebagai salep untuk mengobati bengkak dan terkilir.
Kunyit juga bermanfaat untuk menyembuhkan hidung yang tersumbat, caranya dengan membakar kunyit dan menghirupnya.

Kandungan utama kunyit yaitu kurkumin dan minyak atsiri yang berkhasiat untuk pengobatan hepatitis, antioksidan, gangguan pencernaan, anti mikroba, anti kolesterol, anti HIV, anti tumor (menginduksi apostosis), menghambat perkembangan sel tumor payudara, menghambat ploriferasi sel tumor pada usus besar, anti invasi, anti rheumatoid arthritis (rematik). Diabetes melitus, Tifus, Usus buntu, Disentri, Sakit keputihan; Haid tidak lancar, Perut mulas saat haid, Memperlancar ASI; Amandel, Berak lendir, Morbili, Cangkrang (Waterproken).
turmeric curcuma longa

A. CIRI-CIRI TANAMAN KUNYIT

BATANG
Batangnya merupakan batang semu, tegak, bulat, membentuk rimpang dengan warna hijau kekuningan, dan tersusun dari pelepah daun (agak lunak).
DAUN
Daunnya tunggal, bentuk bulat telur (lanset) memanjang hingga 10-40 cm, lebar 8-12,5 cm, dengan pertulangan menyirip dan berwarna hijau pucat. Tepi daun yang rata.
BUNGA
Tanaman kunyit berbunga majemuk, berambut dan bersisik dari pucuk batang semu, panjang 10-15 cm, dengan mahkota sekitar 3 cm dan lebar 1,5 cm, berwarna putih kekuningan.
BUAH
Kulit luar rimpang berwarna jingga kecokelatan. Daging buahnya merah jingga kekuning-kuningan

B. KANDUNGAN ZAT TANAMAN KUNYIT

Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yaitu kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin sebanyak 10% dan bisdesmetoksikurkumin sebanyak 1-5%.
Kunyit juga mengandung zat- zat bermanfaat lainnya seperti minyak atsiri yang terdiri dari Keton sesquiterpen, turmeron, tumeon 60%, Zingiberen 25%, felandren, sabinen, borneol dan sineil.
Kunyit juga mengandung Protein 30%, Pati 8%, Vitamin C 45-55%, Lemak sebanyak 1 -3%, Karbohidrat sebanyak 3%, dan garam-garam mineral, yaitu zat besi, fosfor, dan kalsium.
manfaat tanaman kunyit

C. KHASIAT DAN MANFAAT TANAMAN KUNYIT

Mengobati Ginjal
Kunyit bisa digunakan untuk menyembuhkan beberapa hal yang berkaitan dengan penyimpangan pada kerja ginjal, terutama pada beberapa kasus-kasus yang ditandai dengan bau badan yang tidak sedap dan mata yang tidak tahan terhadap sinar, penggunaan kunyit sangat efektif, yaitu dengan meminum segelas jus kunyit (dibuang ampasnya), selama 2 minggu berturut-turut.
Cara Meramu Obat

  • Siapkan segenggam kunyit, lalu kupas
  • Parut atau jus dengan blender (biasa ditambahkan air secukupnya)
  • Didihkan 2-3 kali (biasa ditandai dengan pemuaian)
  • Tambahkan garam sedikit (seujung sendok)
  • Saring dan peras
  • Tuangkan perasan jeruk nipis (1 – 3 biji, sesuai selera)
  • Tambahkan madu atau gula
  • Minumlah selagi hangat

Ramuan ini juga sangat efektif untuk menyembuhkan flu demam pada ibu-ibu yang hamil (tidak perlu dilakukan setiap hari, biasanya 1-2 hari sudah bisa sembuh), sehingga terhindar dari penggunaan obat-obatan kimia yang bisa berbahaya terhadap janinnya, dan juga dipercaya bayi yang lahir akan bersih dari lemak-lemak yang seringkali menutupi seluruh badan bayi.

Menyembuhkan arthritis atau nyeri sendi
Dalam dosis yang tepat, curcumin bisa lebih efektif daripada obat pereda radang seperti ibuprofen dan aspirin.
Penyakit peradangan kronis yang dapat diobati dengan kunyit antara lain radang usus dan arthritis seperti osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.
Penderita osteoarthritis dan rheumatoid arthritis yang mengonsumsi curcumin dengan dosis 1.000 mg per hari akan lebih cepat membaik dan rasa kaku berkurang.

Mengobati diabetes
Dilansir dari everydayhealth, curcumin mampu menurunkan kadar glukosa yang dipercaya bisa mencegah diabetes tipe 1 dan 2. Hal ini berkat kandungan antiinflamasi dan antioksidan yang menekan kadar insulin serta menstabilkan gula darah dan lemak darah (hiperlipidemia).
Bahkan, sebuah studi menunjukkan bahwa curcumin 400 kali lebih kuat daripada obat diabetes seperti metformin.

D. KLASIFIKASI ILMIAH TANAMAN KUNYIT

Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.
Berikut ini adalah tabel KLASIFIKASI KUNYIT

Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae – Plants
Subkingdom: Tracheobionta – Vascular plants
Super divisi: Spermatophyta – Seed plants
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta – Flowering plants
Classis (Kelas): Liliopsida – Monocotyledons
Sub Kelas : Zingiberidae
Ordo (Bangsa): Zingiberales
Familia (Suku): Zingiberaceae – Ginger family
Genus (Marga): Curcuma L. – curcuma
Species (Jenis): Curcuma longa L. – common turmeric

NAMA-NAMA LAIN TANAMAN KUNYIT
Turmeric (Inggris), kurkuma (Belanda), kunyit (Indonesia dan Malaysia), janar (Banjar), kunir (Jawa), koneng (Sunda), konyet (Madura).

EFEK SAMPING KUNYIT
Berdasarkan penelitian, tidak terjadi efek samping pada orang yang mengonsumsi kunyit 490 mg tiap hari selama seminggu. namun demikian, kunyit yang dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dapat membuat detak jantung menjadi abnormal. Efek samping lain yang ditimbulkan dari pemakaian kunyit secara berlebihan yaitu: Reaksi alergi seperti ruam, Gangguan pada kantung empedu, Perdarahan, Gangguan hati, Kontraksi uterus, Gangguan perut dan pencernaan, dan Mengurangi kesuburan pada pria.

Penggunaan kunyit instant, sebaiknya tidak dikonsumsi untuk pengobatan (khususnya untuk ibu-ibu hamil), karena ada kandungan-kandungan lain yang mungkin bisa berbahaya bagi janin terutama obat pengawet dan pewarna.

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Obat Kunyit yang telah kami rangkum terkait kandungan zat atau nutrisi, klasifikasi tanaman, serta khasiat dan manfaatnya sebagai tanaman obat.

Tinggalkan komentar